Seorang Wanita di Lebanon Tewas Kena Tembakan Nyasar pada Malam Tahun Baru

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2021 03:05 WIB
Lebanese security forces wearing protective masks to prevent the spread of coronavirus, as they stand guard at a street full of restaurants where revelers celebrating the New Year Eve, in Beirut, Lebanon, early Friday, Jan. 1, 2021. Lebanon ended the year with more than 3,500 newly registered infections of coronavirus and 12 new deaths as its health minister rang appealed to Lebanese to take precautions while celebrating to avoid what he called wasting sacrifices made in combatting the virus. (AP Photo/Hussein Malla)
Tembakan nyasar terjadi di Lebanon dan menewaskan satu orang (Foto: AP/Hussein Malla)
Lebanon -

Tembakan perayaan tahun baru menewaskan seorang wanita Suriah yang hidup sebagai pengungsi di Lebanon timur. Wanita itu meninggal pada Jumat pagi usai peluru mengenai kepala, kata Kantor Berita Nasional.

Dikutip dari AP, Sabtu (2/1/2021), menembak dengan senjata dan senapan ke udara dalam suatu perayaan adalah hal biasa di beberapa bagian Lebanon, seperti pada acara-acara pernikahan, pemakaman, ketika pemimpin politik memberikan pidato - dan bahkan ketika seorang siswa lulus ujian sekolah menengah.

Pada bulan September, pemain sepak bola terkemuka Lebanon, Mohammed Atwi meninggal, hampir sebulan setelah kepalanya dipukul oleh peluru nyasar yang ditembakkan oleh pelayat saat pemakaman salah satu korban ledakan besar pelabuhan Beirut musim panas ini. Atwi berusia 33 tahun.

Selain tembakan itu, tembakan mengenai pesawat yang terparkir di Bandara Beirut juga terjadi. Ini kejadian yang terpisah dari peristiwa di atas, kantor berita resmi Lebanon mengatakan Jumat.

Pesawat Middle East Airlines di landasan di bandara Beirut ditembak ketika orang-orang di sekitar lingkungan Beirut selatan menembak ke udara dalam perayaan. Pesawat kemudian lepas landas sesuai jadwal setelah para insinyur memastikan aman untuk terbang.

(eva/eva)