Round Up

Make America Great Again Digaungkan Trump Usai Lolos 2 Kali Pemakzulan

Tim Detikcom - detikNews
Minggu, 14 Feb 2021 22:50 WIB
Pemakzulan kedua Trump: Apa yang terjadi dalam sidang Senat terkait tuduhan mantan presiden gerakkan pendukungnya menyerbu Gedung Capitol
Mantan Presiden AS Donald Trump (Foto: BBC World)
Washington DC -

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggaungkan pernyataan Make America Great Again setelah lolos dari dua kali pemakzulan. Trump diketahui lolos dari tuduhan penghasutan dan pemberontakan terkait kerusuhan di Capitol.

"Gerakan bersejarah, patriotik dan indah untuk Make America Great Again baru saja dimulai," kata Trump dalam pernyataan yang dikeluarkan beberapa saat setelah pemungutan suara Senat seperti dilansir AFP, Minggu (14/2/2021).

"Dalam beberapa bulan ke depan, saya memiliki banyak hal untuk dibagikan dengan anda, dan saya berharap dapat melanjutkan perjalanan luar biasa kita bersama untuk mencapai kebesaran Amerika bagi semua orang," katanya.

Kami memiliki begitu banyak pekerjaan di depan kami, dan segera kami akan muncul dengan visi untuk masa depan Amerika yang cerah, bersinar, dan tanpa batas," kata Trump.

Mayoritas dua pertiga anggota senat, yang terdiri dari 100 orang, harus menyetujui untuk menghukum Trump atas tuduhan menghasut serangan 6 Januari di Capitol AS oleh para pendukungnya.

Pemungutan suara percobaan pemakzulan ini mengagetkan sebab 7 Partai Republik melanggar pangkat dan bergabung dengan semua 50 Partai Demokrat untuk setuju memakzulkan Trump.

Namun dari hasil putusan sidang, mayoritas 57 setuju dan 43 tidak setuju sehingga tidak mencukupi mayoritas senator yang memberikan suara untuk menghukum. Sehingga Trump lolos dari pemakzulan.

Tim pengacara Trump dalam argumen pokok pada Jumat (12/2) waktu setempat, menyebut pemakzulan ini inkonstitusional dan merupakan 'tindakan balas dendam politik' dari Partai Demokrat. Pengacara Trump juga berargumen bahwa pidato Trump pada 6 Januari hanyalah bersifat retorik dan Trump tidak bisa dimintai pertanggungjawaban atas tindakan para pendukungnya pada saat itu.

Trump, yang telah dikucilkan ke Florida sejak meninggalkan kantor pada 20 Januari 2021 lau mengeluarkan pernyataan terkait kembali lolosnya dia dari pemakzulan. Dia menyatakan terima kasih atas putusan tersebut.

"Fase lain dari perburuan penyihir terbesar dalam sejarah negara kita, melanjutkan perjalanan luar biasa kita bersama untuk mencapai kebesaran Amerika bagi semua rakyat kita," ucap Trump.

(izt/dhn)