Menteri Luar Negeri di Negara-negara Arab Dukung Kemerdekaan Palestina

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 05:34 WIB
Palestinian flag and sky. Photo taken in the West Bank.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Joel Carillet
Kairo - Negara-negara Arab berkumpul untuk membahas perdamaian antara Palestina dan Israel. Pembahasan itu dilakukan dalam pertemuan darurat Liga Arab di Kairo, Mesir.

Diansir APF, Selasa (9/2/2021), Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry perjuangan Palestina akan tetap menjadi prioritas bagi negara-negara Arab. Para menteri luar negeri negara-negara Arab juga mendukung kemerdekaan Palestina.

"Menekankan komitmen negara-negara Arab terhadap solusi dua negara, yang mewujudkan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka berdasarkan hukum internasional," kata Shoukry.

"Konsensus internasional yang mendukung solusi dua negara harus diterjemahkan ke dalam gerakan praktis untuk menyelamatkan solusi itu dari upaya terus-menerus Israel untuk melemahkannya," ucapnya.

Ketua Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit mengatakan permukiman Israel yang berada di Tepi Barat dan Yerussalem Timur merupakan hambatan perdamaian bagi Palestina dan Israel. Karenanya perlu ada gerakan praktis untuk menciptakan solusi perdamaian antara kedua negara.

"Aktivitas permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur merupakan hambatan berbahaya bagi solusi dua negara," kata Ahmed.

"Konsensus internasional yang mendukung solusi dua negara harus diterjemahkan ke dalam gerakan praktis untuk menyelamatkan solusi itu dari upaya terus-menerus Israel untuk melemahkannya," ucapnya.

Pertemuan Liga Arab ini juga dihadiri kelompok Fatah, Hamas dan faksi Palestina lainnya. Pertemuan itu turut membahas penyelenggaraan pemilihan legislatif dan presiden Palestina pertama dalam 15 tahun.

Pembahasan Pembicaraan perdamaian antara Palestina dan Israel dibekukan pada 2014. Sejak Agustus 2020, Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko telah berusaha mendamaikan hubungan dengan Israel dengan Palestina.

Simak video 'Israel Setujui Permukiman Baru di Hari Terakhir Pemerintahan Trump':

[Gambas:Video 20detik]



(man/man)