Petani India Protes di Pinggir Jalan, Puluhan Ribu Polisi Dikerahkan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 07 Feb 2021 02:04 WIB
Kenapa Petani India Memusuhi Reformasi Agraria?
Foto: DW (News)

Diketahui, UU Agrikultur yang baru disahkan memupus tanggungjawab negara untuk melindungi petani dari tekanan pasar. Selama ini petani India berpegang pada harga yang ditetapkan pemerintah. Kebanyakan hasil panen dijual di Mandi, pasar produk pertanian yang tunduk pada harga pemerintah.

Negara juga menetapkan kuota bahan pangan yang bisa ditimbun demi menjaga stabilitas harga.

Tapi dengan UU baru, pelaku pasar bisa melakukan transaksi tanpa regulasi di luar pasar Mandi. Ditambah dengan hak pengusaha menimbun bahan pangan, harga komoditas perlahan ditentukan oleh pasar.

Hasilnya terlihat di lapangan. Ketika pemerintah mengumumkan reformasi agraria pertengahan tahun lalu, mandi-mandi di India mencatat merosotnya jumlah komoditas yang diperdagangkan di sana. Di negara bagian Madha Pradesh, sebanyak 40 mandi dikabarkan gulung tikar.


(aik/aik)