Cuitan Rihanna Soal Demo Petani Bikin Marah Pemerintah India

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 15:31 WIB
Rihanna
Rihanna (dok. Instagram @badgalriri)
New Delhi -

Hanya butuh satu cuitan Twitter dari selebriti ternama, Rihanna, untuk membuat pemerintah India marah. Bintang pop dunia itu memposting tautan berita soal unjuk rasa petani besar-besaran di India dan mengomentarinya.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (4/2/2021), puluhan ribu petani menggelar unjuk rasa di New Delhi selama lebih dari dua bulan terakhir untuk memprotes undang-undang (UU) pertanian, yang menurut mereka akan membuat mereka semakin miskin dan bergantung pada korporasi.

Unjuk rasa besar-besaran ini menjadi tantangan besar bagi Perdana Menteri (PM) Narendra Modi yang menegaskan UU itu penting demi memodernisasi pertanian di India.

Aksi protes yang sebagian besar berlangsung damai itu berubah rusuh pada 26 Januari saat Hari Republik India. Saat itu, puluhan ribu petani berdemo sambil menaiki traktor mereka dan menyerbu Benteng Merah abad ke-17 dalam aksi dramatis.

Ratusan polisi mengalami luka-luka dan seorang demonstran tewas dalam rusuh itu. Beberapa petani juga mengalami luka-luka, namun jumlah pastinya tidak diketahui. Para pemimpin asosiasi petani India mengecam kekerasan dalam unjuk rasa itu, namun menegaskan mereka tidak akan menghentikan aksi protes.

Sejak saat itu, otoritas India mengerahkan pengamanan ketat di lokasi-lokasi unjuk rasa di luar perbatasan New Delhi, dengan memasang kawat berduri dan barikade baja untuk mencegah para demonstran memasuki ibu kota. Otoritas India juga membatasi akses internet di lokasi unjuk rasa hingga Selasa (2/2) malam, untuk menangkal demonstran.

Artikel soal pemblokiran akses internet yang ditulis media terkemuka AS, CNN, menarik perhatian Rihanna dan dikomentarinya melalui akun Twitter-nya yang memiliki lebih dari 101 juta followers.

"Mengapa kita tidak membicarakan soal ini?!" tulis Rihanna dalam cuitannya sembari menautkan link berita CNN.

Cuitan itu memicu kontroversi hingga akhirnya memicu kemarahan pemerintah India dan para pendukung Partai Bharatiya Janata (BJP) yang menaungi PM Modi.

Tonton video 'Eskalasi Aksi Protes Petani Meningkat, New Delhi Dibarikade':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2