Anggota Parlemen AS Ungkap Dirinya Penyintas Kekerasan Seksual

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 18:17 WIB
Otoritas penegak hukum Amerika Serikat meningkatkan pengamanan menjelang pelantikan Presiden AS terpilih, Joe Biden, pada 20 Januari 2021. Peningkatan keamanan ini dilakukan pasca massa pendukung Donald Trump menyerbu Gedung Parlemen AS, Capitol, dan membuat kerusuhan.
Penjagaan setelah kerusuhan di gedung Capitol AS (Foto: AP/Ted S. Warren)
Washington DC -

Anggota parlemen terkemuka Amerika Serikat Alexandria Ocasio-Cortez mengungkap bahwa dirinya adalah seorang penyintas kekerasan seksual.

Dalam video yang dimuatnya di Instagram pada Senin (1/2), Cortez juga mengaku khawatir akan keselamatan dirinya saat penyerbuan massa pendukung Donald Trump di gedung Capitol AS pada 6 Januari lalu.

"Saya adalah penyintas kekerasan seksual dan saya belum memberi tahu banyak orang tentang hal itu," kata perempuan itu kepada para followersnya di Instagram seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (2/2/2021).

"Sebagai orang yang selamat, saya bergumul dengan gagasan untuk dipercaya," imbuhnya.

Dia tidak memberi tahu rincian lebih lanjut tentang kekerasan seksual yang dialaminya itu, ataupun kapan itu terjadi.

Ocasio-Cortez - salah satu politisi progresif paling terkemuka di AS dan dikenal luas sebagai "AOC" - juga menceritakan teror yang dia rasakan selama serangan bulan lalu di gedung Capitol AS.

"Saya pikir saya akan mati," katanya, menjelaskan bagaimana dia dan seorang staf terpaksa berlindung di kamar mandi di kantor Kongresnya.

Simak juga video 'Gadis 9 Tahun Kulit Hitam di AS Diborgol-Disemprot Merica Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2