Round-Up

Sidang Pemakzulan Trump di Tangan Senat Makin Dekat

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 20:33 WIB
House of Representatives (HOR) atau DPR AS mulai mempertimbangkan pemakzulan kedua Donald Trump. Ia secara resmi dituduh menghasut pemberontakan dan penyerbuan para pendukungnya di gedung parlemen, Capitol Hill, Rabu (6/1/2021) lalu.
Foto: Mantan Presiden AS Donald Trump akan segera menghadapi sidang pemakzulan (AP Photo)
Washington DC -

Sidang pemakzulan Donald Trump semakin dekat usai pasal pemakzulan telah dikirimkan ke Senat oleh DPR AS. Donald Trump akan segera menjalani proses sidang ini.

Perwakilan House of Representatives (HOR) atau DPR Amerika Serikat (AS) telah secara resmi mengirimkan pasal pemakzulan mantan Presiden AS, Donald Trump, ke Senat pada Senin (25/1) waktu setempat. Hal ini berarti mengaktifkan proses sidang pemakzulan Trump.

Seperti dilansir AFP, Selasa (26/1/2021), sembilan anggota DPR AS yang menjadi manajer pemakzulan bertugas membawa dokumen berisi pasal pemakzulan Trump ke ruang sidang Senat AS. Mereka berjalan dengan tenang melewati lorong Kongres AS yang sama, yang diserbu pendukung Trump pada 6 Januari lalu.

Pasal pemakzulan Trump, yakni menghasut pemberontakan, kemudian diserahkan kepada Sekretaris Senat AS. Anggota DPR AS dari wilayah Maryland, Jamie Raskin, kemudian membacakan dengan lantang pasal pemakzulan yang dijeratkan pada Trump di ruang sidang Senat AS pada Senin (25/1) waktu setempat.

Prosesi seremonial ini menandai dimulainya proses sidang pemakzulan Trump, atau yang berarti, Senat AS akan menggelar sidang pemakzulan pertama untuk seorang mantan Presiden AS. Trump sendiri sudah dua kali dimakzulkan oleh DPR AS.

Sidang pemakzulan Trump dijadwalkan akan digelar oleh Senat AS mulai 8 Februari mendatang. Ini berarti ada waktu dua pekan untuk bersiap menghadapi persidangan tersebut.

Ketua Mahkamah Agung AS, hakim agung John Roberts, memimpin sidang pemakzulan Trump sebelumnya di Senat AS, yang berakhir dengan pembebasannya pada 13 Januari 2020 lalu. Untuk kali ini, yang akan memimpin jalannya sidang pemakzulan adalah president pro tempore Senat.

President pro tempore merupakan Senator paling senior dari partai politik yang mendominasi Senat AS. Dengan Partai Demokrat saat ini mendominasi Senat, maka Senator Patrick Leahy yang berusia 80 tahun -- terpilih sejak tahun 1974 -- merupakan president pro tempore yang akan memimpin sidang pemakzulan Trump.

"President pro tempore secara historis pernah memimpin sidang pemakzulan Senat terhadap non-presiden," sebut Leahy dalam pernyataannya.

"Saat memimpin sidang pemakzulan, president pro tempore mengambil sumpah khusus tambahan untuk membela keadilan yang tidak memihak sesuai Konstitusi dan undang-undang. Itu adalah sumpah yang saya anggap sangat serius," tegasnya.

Partai Demokrat dan Partai Republik sebelumnya sepakat menunda sidang pemakzulan Trump hingga awal Februari, demi memberikan waktu kepada tim kuasa hukum Trump untuk bersiap dan memberi waktu kepada Senat untuk melakukan tugasnya menetapkan anggota kabinet pilihan Presiden AS, Joe Biden.

Selanjutnya
Halaman
1 2