Ada Ancaman, Ribuan Tentara Garda Nasional Terus Berjaga di Ibu Kota AS

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 13:47 WIB
Pasukan Garda Nasional menggelar latihan jelang pelantikan Presiden terpilih Joe Bide, Rabu (20/1). Mereka disiapkan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan seperti kejadian di gedung Capitol AS pada Kamis (7/1).
Garda Nasional AS yang berjaga di Washington (Foto: Screenshoot Reuters)
Washington - Ribuan tentara Garda Nasional yang dikerahkan untuk pelantikan Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan terus ditempatkan di Washington, DC, ibu kota AS hingga pertengahan Maret. Seorang pejabat Departemen Pertahanan AS atau Pentagon menyebut tindakan itu dilakukan karena adanya ancaman yang masih terus berlangsung.

Dilansir dari AFP, Selasa (26/1/2021) para pejabat tidak memberikan informasi spesifik tentang ancaman yang dimaksud dan mengatakan informasi tersebut berasal dari Biro Investigasi Federal atau FBI.

Disebutkan bahwa otoritas AS masih khawatir atas kemungkinan kekerasan yang lebih besar setelah serangan ke gedung Kongres AS oleh para pendukung mantan presiden Donald Trump pada 6 Januari lalu. Kemungkinan kekerasan ini muncul menjelang sidang pemakzulan Trump yang akan dimulai 8 Februari mendatang.

Sekretaris Angkatan Darat AS, John Whitley memberi arahan terkait kemungkinan risiko keamanan menjelang sejumlah acara di Washington, DC beberapa minggu mendatang.

Para pejabat keamanan khawatir aksi-aksi protes dapat digunakan untuk memicu masalah lainnya.

"Kami sedang mempersiapkan pasukan kami untuk dapat menanggapi ancaman tersebut jika muncul," kata Whitley.

Pada hari Senin (25/1) waktu setempat, sekitar 13.000 cadangan Garda Nasional akan disiapkan.

Whitley mengatakan, sekitar 7.000 anggota Garda Nasional akan bertahan di Washington, DC sampai akhir Januari, dan kemudian turun perlahan menjadi sekitar 5.000 personel pada pertengahan Maret mendatang.

Serangan terhadap gedung Capitol AS, yang menewaskan lima orang dan telah dicap sebagai pemberontakan, membuat militer AS meningkatkan jumlah pasukan Garda Nasional yang dikerahkan di ibu kota AS. Jumlah pasukan Garda Nasional ditambah dari beberapa ratus personel menjadi 25.000 personel untuk pelantikan Presiden Joe Biden pada 20 Januari lalu.

Sebagian besar pusat kota Washington, DC ditutup dan ratusan ribu orang diminta untuk tinggal di rumah karena kondisi keamanan.

Pada hari Senin (25/1) waktu setempat, sekitar 13.000 cadangan Garda Nasional akan disiapkan.

Sekitar 7.000 anggota Garda Nasional akan bertahan di Washington, DC sampai akhir Januari, dan kemudian turun perlahan menjadi sekitar 5.000 personel pada pertengahan Maret mendatang, menurut Whitley.

Simak video 'DPR AS Kirim Berkas Dakwaan Pemakzulan Trump ke Senat':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/ita)