Donald Trump Buka Kantor Baru di Florida, Untuk Apa?

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 18:18 WIB
Former President Donald Trump and Melania Trump wave as they disembark from their final flight on Air Force One at Palm Beach International Airport in West Palm Beach, Fla., Wednesday, Jan. 20, 2021. (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)
Donald Trump dan istrinya, Melania, saat tiba di Florida usai meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari lalu (dok. AP/Manuel Balce Ceneta)
Florida -

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membuka kantor baru di Florida yang akan mengurusi tugas-tugasnya sebagai mantan Presiden AS. Kantor baru Trump ini juga akan digunakan untuk melanjutkan agenda-agenda era pemerintahannya.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (26/1/2021), kantor baru Trump di Florida ini dibuka mulai Senin (25/1) waktu setempat. Trump menjadikan Florida sebagai tempat kediamannya setelah mengakhiri masa kepresidenan pada 20 Januari lalu. Trump diketahui tinggal di resort Mar-a-Lago miliknya yang ada di Palm Beach, Florida.

"Kantor itu akan bertanggung jawab untuk mengelola korespondensi, pernyataan publik, penampilan dan kegiatan resmi Presiden Trump untuk memajukan kepentingan Amerika Serikat dan melanjutkan agenda pemerintahan Trump, melalui advokasi, pengorganisasian dan aktivisme publik," demikian seperti disampaikan pernyataan pihak Trump.

Pengumuman pembukaan kantor baru Trump ini disampaikan pada hari yang sama saat House of Representatives (HOR) atau DPR AS mengirimkan pasal pemakzulan Trump ke Senat. Prosesi itu mengaktifkan sidang pemakzulan Trump, yang dijadwalkan akan digelar mulai 8 Februari, setelah mengalami penundaan.

Trump dijerat tuduhan menghasut pemberontakan, terkait pidatonya yang dianggap mendorong pendukungnya untuk menyerbu Gedung Capitol AS pada 6 Januari lalu.

Dalam pidato perpisahannya sebagai Presiden AS pada 20 Januari lalu, Trump sempat mengatakan kepada pendukungnya bahwa: "Kita akan kembali dalam beberapa bentuk."

Sejak meninggalkan Gedung Putih dan terbang ke Florida pada 20 Januari lalu, Trump belum muncul lagi ke depan publik hingga kini.

Secara terpisah, laporan media terkemuka AS, Wall Street Journal (WSJ), menyebut bahwa sebelum mengakhiri jabatannya, Trump sempat berbicara kepada rekan-rekannya soal pembentukan partai politik bernama 'Partai Patriot'. Laporan ini belum mendapat tanggapan dari pihak Trump.

(nvc/ita)