Eks Kepala Bank Vatikan Dibui 8 Tahun Atas Penggelapan dan Pencucian Uang

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 14:38 WIB
Former president of the IOR Vatican bank, Angelo Caloia is pictured during a court hearing on embezzlement charges at the Vatican.
Angelo Caloia (Handout/Vatican Media/AFP/Getty Images)
Vatican City -

Pengadilan Vatikan menyatakan Angelo Caloia, mantan kepala bank Vatikan, bersalah atas dakwaan penggelapan dan pencucian uang. Caloia dijatuhi vonis 8 tahun 11 bulan penjara oleh pengadilan.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Jumat (22/1/2021), Caloia (81) menjadi pejabat Vatikan dengan jabatan tertinggi yang divonis bersalah dalam sebuah tindak kejahatan keuangan. Dia menjabat sebagai presiden bank Vatikan, yang secara resmi disebut Institute for Works of Religion (IOR), antara tahun 1999-2009.

Pengadilan Vatikan juga menjatuhkan vonis bersalah terhadap dua pengacara Italia bernama Gabriele Liuzzo (97) dan anaknya, Lamberto Liuzzo (55), yang menjadi konsultan bank tersebut.

Ketiganya didakwa terlibat dalam skema penggelapan uang sembari mengelola penjualan gedung-gedung dan real estate yang dimiliki bank tersebut di Italia. Tindak pidana itu terjadi antara tahun 2001 hingga tahun 2008.

Dalam kasus ini, mereka melaporkan harga jual gedung dan real estate itu jauh lebih rendah dari nilai penjualan sebenarnya. Ketiganya didakwa menggelapkan lebih dari 57 juta Euro.

Gabriele dijatuhi vonis yang sama dengan Caloia, sedangkan Lamberto dijatuhi hukuman 5 tahun 2 bulan penjara oleh pengadilan Vatikan.

Menurut keterangan pers dari Vatikan, ketiga terdakwa juga diwajibkan membayar denda dan dilarang memegang jabatan publik untuk selamanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2