China Beri Sanksi 28 Pejabat Era Trump, Termasuk Mike Pompeo

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 11:12 WIB
Sebuah lembaga think tank Australia melaporkan bahwa otoritas China telah menghancurkan ribuan masjid di Xinjiang dalam beberapa tahun ini.
AS menyebut China melakukan genosida terhadap muslim Uighur (Foto: Getty Images)
Beijing -

Pemerintah China menyatakan ingin bekerja sama dengan pemerintahan baru Presiden Joe Biden. Hal itu diungkapkan sambil mengumumkan sanksi atas kasus 'kebohongan dan penipuan" yang dilakukan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan 27 pejabat tinggi lainnya di era pemerintahan Donald Trump.

Melansir dari Reuters, Kamis (21/1/2021), langkah berani China dilakukan sebagai tanda 'kemarahannya' terutama terkait tuduhan Pompeo atas genosida terhadap Muslim Uighur di hari terakhir jabatannya.

China mengumumkan sanksi tersebut di website resmi pemerintahannya tepat di saat Joe Biden diambil sumpahnya sebagai presiden ke-46 AS. Tindakan China dilakukan sebagai bentuk penolakan atas hubungannya dengan Washington di era Trump.

"Pompeo dan yang lainnya telah merencanakan, mempromosikan, dan melaksanakan serangkaian gerakan gila, mencampuri urusan dalam negeri China dengan serius, merusak kepentingan China, menyinggung rakyat China, dan secara serius mengganggu hubungan China-AS," demikian pernyataan pemerintah China.

Pejabat AS lainnya yang turut mendapat sanksi termasuk Penasihat Perdagangan Peter Navarro, Penasihat Keamanan Nasional Robert O'Brien dan John Bolton, Menteri Kesehatan Alex Azar, Duta Besar PBB Kelly Craft, dan mantan penasihat Trump, Steve Bannon.

Ke-28 mantan pejabat dan anggota keluarganya tersebut akan dilarang memasuki China, Hong Kong atau Makau, dan perusahaan serta institusi yang terkait akan dilarang melakukan bisnis dengan China.

Sanksi China tidak mendapatkan tanggapan dari Departemen Luar Negeri AS, termasuk Pompeo dan 27 pejabat lainnya.

Brian O'Toole, pakar sanksi di lembaga Dewan Atlantik, melihat tindakan China sebagai pembalasan dan "pernyataan politik yang lebih dari apa pun".

China sebelumnya telah menjatuhkan sanksi kepada anggota parlemen AS dalam setahun terakhir, tetapi menargetkan mantan dan pejabat AS yang tak lagi menjabat adalah ekspresi penghinaan yang tidak biasa.

Pompeo, yang kerap mengkritik China di minggu-minggu terakhir masa jabatannya, menyatakan pada hari Selasa (19/1/2021) bahwa China telah melakukan "genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan" terhadap Muslim Uighur.

Simak video 'Jadi Presiden AS, Joe Biden Langsung Fokus 3 Hal Ini':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2