4 Sekolah UNICEF di Kamp Pengungsi Rohingya Hangus Terbakar

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 16:29 WIB
Bangladesh -

Empat sekolah milik UNICEF untuk anak-anak Rohingya di kamp pengungsi di Bangladesh hangus dilalap api. Pihak UNICEF menyebut aksi tersebut merupakan aksi pembakaran.

Melansir dari AFP, Selasa (19/1/2021), tidak diketahui siapa yang melakukan pembakaran di sekolah-sekolah yang saat kejadian sedang kosong tersebut. Beberapa bulan terakhir, situasi keamanan di kamp-kamp pengungsian memang memburuk.

Pekan lalu, kebakaran yang diduga dipicu oleh kompor gas, telah menghanguskan ratusan gubuk bambu di salah satu kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh. Kebakaran itu menyebabkan ribuan pengungsi asal Myanmar kehilangan tempat tinggal.

Razwan Hayat, komisaris pengungsi Bangladesh, mengatakan kepada AFP bahwa dia yakin kebakaran terakhir tidak disulut dengan sengaja. Terlebih material bangunan sekolah memang terbuat dari bahan yang mudah terbakar.

"Kami sedang menyelidikinya. Tapi kami pikir itu kecelakaan. Itu bukan bangunan permanen," katanya.

Berbeda dengan Hayat, UNICEF mengatakan di Twitter bahwa insiden itu merupakan aksi pembakaran. Pihaknya juga segera bekerjasama dengan beberapa pihak untuk menilai kerusakan dan mempercepat proses pembangunan kembali pusat pembelajaran itu.

UNICEF menjalankan sekitar 2.500 pusat pembelajaran di 34 kamp pengungsi di distrik Cox's Bazar, perbatasan tenggara Bangladesh. Sekitar 240.000 anak Rohingya belajar di tempat tersebut sebelum pandemi COVID-19.

Selanjutnya
Halaman
1 2