Trump Siap Beri 100 Pengampunan dan Remisi di Akhir Masa Jabatan

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 14:11 WIB
Donald Trump dalam pesan video terbaru yang direkam di Ruang Oval Gedung Putih (The White House via CNN)
Donald Trump (dok. The White House via CNN)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bersiap untuk memberikan sekitar 100 pengampunan dan pengurangan hukuman atau remisi pada hari terakhirnya menjabat secara penuh. Hal ini direncanakan akan diumumkan pada Selasa (19/1) waktu setempat.

Seperti dilansir CNN, Senin (19/1/2021), rencana Trump itu diungkapkan oleh tiga sumber yang memahami persoalan tersebut. Menurut ketiga sumber itu, remisi akan diberikan Trump untuk sejumlah pelaku tindak kriminal kerah putih, beberapa rapper terkenal yang dipenjara, dan sejumlah narapidana lainnya.

Dua sumber di antaranya menuturkan bahwa Gedung Putih menggelar rapat pada Minggu (17/1) waktu setempat untuk menyelesaikan penyusunan daftar narapidana yang diberi pengampunan dan remisi itu.

Trump diketahui memberikan pengampunan dan keringanan hukuman secara stabil sejak sebelum Natal tahun lalu. Hal ini terhenti sebelum dan setelah kerusuhan di Gedung Capitol AS pada 6 Januari lalu.

Awalnya, dua gelombang besar pengampunan siap diluncurkan, yakni satu pada akhir pekan lalu dan satu lagi pada Selasa (19/1) waktu setempat. Namun pada praktiknya, hanya ada satu gelombang terakhir yang menjadi satu-satunya kesempatan Trump untuk mengumumkan pengampunan massal itu.

Pengampunan dan keringanan hukuman yang akan diberikan Trump diharapkan menyertakan campuran antara pengampunan berorientasi reformasi peradilan pidana dan pengampunan lebih kontroversial yang yang diberikan kepada sekutu politiknya.

Trump sempat dilaporkan mempertimbangkan untuk mengampuni dirinya sendiri. Namun langkah itu dinilai akan memperumit situasi setelah Trump dituduh menghasut kerusuhan di Gedung Capitol AS dan dia baru saja dimakzulkan untuk kedua kalinya oleh DPR AS.

Simak juga video 'Sanksi Kericuhan Capitol, Snapchat Blokir Permanen Akun Donald Trump':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2