Round-Up

Pemakzulan Jilid Dua untuk Trump Bertabur Drama

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 22:02 WIB
House of Representatives (HOR) atau DPR AS mulai mempertimbangkan pemakzulan kedua Donald Trump. Ia secara resmi dituduh menghasut pemberontakan dan penyerbuan para pendukungnya di gedung parlemen, Capitol Hill, Rabu (6/1/2021) lalu.
Foto: Donald Trump (AP Photo)
Washington DC -

Donald Trump menjadi presiden pertama Amerika Serikat (AS) yang dimakzulkan dua kali. Pemakzulan ini diakhiri dengan drama Trump yang memilih untuk menyendiri.

DPR Amerika Serikat (AS) resmi memakzulkan Donald Trump sebagai Presiden AS. Tercatat, ada 232 anggota DPR AS yang setuju pemakzulan Trump.

Dilansir CNN, Kamis (14/1/2021), Donald Trump dianggap telah melakukan penghasutan atas kerusuhan di Capitol AS. Donald Trump jadi Presiden AS pertama yang dimakzulkan DPR AS untuk kedua kalinya.

Dari 232 anggota itu, ada 10 politikus Partai Republik yang turut menyetujui pemakzulan terhadap Trump. Republik merupakan partai pengusung Trump.

"Saya pikir ini adalah salah satu suara yang melampaui segala jenis implikasi politik saat ini. Ini adalah salah satu hal yang akan Anda bicarakan dan lihat kembali ketika Anda berusia 80 tahun," kata salah satu anggota DPR AS dari Republik, Adam Kinzinger kepada CNN.

Kinzinger merasa damai dengan putusan yang telah dibuatnya. "Saya tahu saya benar-benar damai sekarang," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3