Dimakzulkan Lagi, Trump Kesal dan Menyendiri di Gedung Putih

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 14 Jan 2021 14:27 WIB
House of Representatives (HOR) atau DPR AS mulai mempertimbangkan pemakzulan kedua Donald Trump. Ia secara resmi dituduh menghasut pemberontakan dan penyerbuan para pendukungnya di gedung parlemen, Capitol Hill, Rabu (6/1/2021) lalu.
Donald Trump (dok. AP Photo)
Washington DC -

Situasi di dalam Gedung Putih dipenuhi kemarahan setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dimakzulkan untuk kedua kalinya oleh DPR AS. Trump dilaporkan sedang kesal karena dia berpikir orang-orang tidak cukup membela dirinya.

Seperti dilansir CNN, Kamis (14/1/2021), seorang penasihat Gedung Putih yang enggan disebut namanya menuturkan bahwa 'semua orang marah pada setiap orang' di dalam Gedung Putih saat ini. Menurutnya, Trump sedang kesal karena harus membela dirinya sendiri.

"Dia dalam kondisi mengasihani diri sendiri," ujar sumber Gedung Putih tersebut, merujuk pada Trump.

Disebutkan sumber itu bahwa pandangan di kalangan orang dekat Trump meyakini 'tindakannya mengarah ke sini, bukan orang lain'.

"Dia menghasut massa untuk menyerbu Gedung Capitol untuk menghentikan pengesahan, dia tidak akan menemukan banyak politikus Republikan yang simpatik," imbuh sumber itu.

DPR AS sepakat memakzulkan Trump dalam voting pada Rabu (13/1) waktu setempat, yang menunjukkan 232 anggota mendukung dan 197 anggota lainnya menolak. Para anggota DPR AS yang menolak itu semuanya dari Partai Republik.

Namun sedikitnya 10 anggota DPR AS dari Partai Republik yang bergabung dengan 222 anggota dari Partai Demokrat yang sepakat memakzulkan Trump untuk kedua kalinya, setelah yang pertama terjadi tahun 2019 lalu.

Selanjutnya
Halaman
1 2