Iran Bebaskan Akademisi Inggris-Australia, Ditukar dengan 3 Warganya

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 13:39 WIB
In this frame grab from Iranian state television video aired Wednesday, Nov. 25, 2020, British-Australian academic Kylie Moore-Gilbert is seen in Tehran, Iran. Iran has freed Moore-Gilbert, who has been detained in Iran for more than two years, in exchange for three Iranians held abroad, state TV reported Wednesday. (Iranian State Television via AP)
Kylie Moore-Gilbert saat menunggu penerbangan keluar dari Iran (Iranian State Television via AP)
Teheran -

Otoritas Iran mengumumkan pertukaran tahanan antara seorang akademisi Inggris-Australia dengan tiga warga Iran yang ditahan di luar negeri. Akademisi Inggris-Australia itu diketahui ditahan di Iran sejak tahun 2018 lalu.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (26/11/2020), kabar soal pertukaran tahanan itu disampaikan televisi nasional Iran, IRIB, pada Rabu (25/11) waktu setempat.

Disebutkan bahwa akademisi Inggris-Australia yang bernama Kylie Moore-Gilbert ditahan di Iran sejak September 2018 dan menjalani masa hukuman 10 tahun penjara atas dakwaan spionase. Moore-Gilbert merupakan seorang pakar spesialis politik Timur Tengah pada Universitas Melbourne, Australia.

Televisi nasional Iran melaporkan seorang pengusaha Iran dan dua warga Iran yang ditahan di luar negeri 'atas tuduhan tak berdasar' telah ditukar dengan Moore-Gilbert. Tidak dijelaskan lebih lanjut soal tiga warga Iran itu. Hanya disebutkan bahwa ketiganya ditahan karena berupaya menghindari sanksi Amerika Serikat (AS), yang diberlakukan kembali tahun 2018 setelah AS menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran dengan enam negara kekuatan dunia.

Tayangan televisi nasional Iran menunjukkan Moore-Gilbert di bandara dengan memakai kerudung, yang tampaknya sedang menunggu pesawat untuk meninggalkan Iran.

Tayangan lain menunjukkan tiga pria yang memakai masker dengan bendera nasional Iran terpasang di bahu mereka dan satu orang duduk di kursi roda dengan kedua kaki diamputasi hingga ke lutut, disambut di bandara oleh sejumlah pejabat Iran yang berteriak 'Allahu akbar'.

Belum ada komentar dari Kantor Urusan Luar Negeri Inggris terkait pembebasan Moore-Gilbert ini.

Simak juga video 'Menanti Sikap Joe Biden di Kesepakatan Nuklir Iran':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2