Presiden China Serukan Kerja Sama Internasional untuk Vaksin Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 17:40 WIB
In this photo released by Chinas Xinhua News Agency, Chinese President Xi Jinping speaks during an event to commemorate the 40th anniversary of the establishment of the Shenzhen Special Economic Zone in Shenzhen in southern Chinas Guangdong Province, Wednesday, Oct. 14, 2020. President Xi Jinping promised Wednesday new steps to back development of Chinas biggest tech center, Shenzhen, amid a feud with Washington that has disrupted access to U.S. technology and is fueling ambitions to create Chinese providers. (Zhang Ling/Xinhua via AP)
Xi Jinping (dok. Zhang Ling/Xinhua via AP)
Beijing -

Presiden China, Xi Jinping, menyerukan kerja sama internasional yang lebih erat untuk menyediakan vaksin virus Corona (COVID-19). Seruan ini mencakup pengembangan dan distribusi vaksin Corona nantinya.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (19/11/2020), seruan tersebut disampaikan Xi Jinping saat berpidato via video conference dalam forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) yang digelar secara virtual pada Kamis (19/11) waktu setempat.

"Untuk mengalahkan virus dan mempromosikan pemulihan global, komunitas internasional harus merapatkan barisan dan secara bersama-sama menanggapi krisis dan menghadapi ujian," cetus Xi Jinping dalam pidatonya.

Disebutkan juga oleh Xi Jinping bahwa kerja sama itu akan mencakup koordinasi lebih erat dalam berbagai kebijakan untuk pengembangan dan distribusi vaksin.

Diketahui bahwa dua perusahaan China, yakni Sinovac dan Sinopharm, tengah dalam tahap akhir uji coba vaksin Corona. Keduanya masuk dalam daftar belasan perusahaan di dunia yang sedang pada atau mendekati tingkat akhir pengembangan.

Proses pengembangan vaksin Corona telah memicu persaingan komersial dan politik di antara berbagai negara dan perusahaan untuk menjadi yang pertama menawarkan solusi bagi pandemi Corona.

Diketahui bahwa menurut laporan BBC, empat vaksin Corona yang dikembangkan China sudah memasuki fase ketiga dan fase akhir uji klinis. Salah satunya adalah vaksin buatan Sinovac Biotech, perusahaan yang menjalin kerja sama dengan Indonesia. Namun data hasil uji klinis fase ketiga untuk vaksin Sinovac belum diterbitkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2