Roket Ditembakkan ke Dekat Kedutaan AS di Irak, 1 Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 11:03 WIB
Rockets are launched from Gaza Strip to Israel, Tuesday, Nov. 12, 2019. Israel killed a senior Islamic Jihad commander in Gaza early Tuesday in a resumption of pinpointed targeting that threatens a fierce round of cross-border violence with Palestinian militants. (AP Photo/Hatem Moussa)
ilustrasi serangan roket (Foto: AP Photo/Hatem Moussa)
Jakarta -

Sejumlah roket ditembakkan ke Baghdad, ibu kota Irak dan menewaskan seorang warga sipil dan melukai beberapa warga lainnya.

Rentetan serangan roket pada Selasa (17/11) malam waktu setempat ini, terjadi ketika pemerintah Amerika Serikat mengumumkan pengurangan jumlah pasukannya di Irak dan Afghanistan.

Menurut militer Irak seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (18/11/2020), empat roket mendarat di Zona Hijau dengan keamanan tinggi, tempat beradanya kedutaan Amerika Serikat dan misi luar negeri lainnya.

Tiga roket lainnya menghantam bagian lain di Baghdad, menewaskan seorang gadis dan melukai lima warga sipil.

Menurut militer Irak, ketujuh roket itu diluncurkan dari lokasi yang sama di Baghdad timur.

Wartawan AFP mendengar beberapa ledakan besar, diikuti dengan suara tembakan cepat dan suar merah menerangi langit, menunjukkan bahwa sistem pertahanan roket C-RAM milik kedutaan AS telah dikerahkan.

Seorang juru bicara koalisi pimpinan AS mengatakan intelijen Irak telah mengkonfirmasi serangan roket ke kedutaan AS, tetapi menolak berkomentar tentang penggunaan C-RAM.

Sejak Oktober 2019, hampir 90 serangan roket mematikan dan bom pinggir jalan telah menargetkan kedutaan-kedutaan asing, pasukan, dan instalasi lain di seluruh Irak.

Serangan tersebut diklaim oleh kelompok-kelompok yang digambarkan oleh pejabat AS dan Irak sebagai "tabir asap" untuk faksi-faksi garis keras yang berpihak pada Iran di Irak.

Selanjutnya
Halaman
1 2