Round-Up

Ancang-ancang Saudi Serang Siapa Pun yang Ancam Keamanan Negara

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 22:30 WIB
Saudi Crown Prince Mohammed bin Salman speaks during the Future Investment Initiative Forum in Riyadh, Saudi Arabia October 24, 2018.  Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY.
Foto: Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MBS) (Dok. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS)
Jeddah -

Arab Saudi sudah memasang ancang-ancang untuk menyerang siapa pun yang mengganggu keamanan negara itu. Peringatan tegas ini disampaikan langsung oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Seperti dilansir Reuters, Jumat (13/11/2020), peringatan tersebut disampaikan MBS setelah serangan bom melanda seremoni peringatan berakhirnya Perang Dunia I di Jeddah.

Seremoni itu digelar oleh Kedutaan Besar Prancis dan banyak dihadiri para diplomat negara-negara Eropa. Beberapa orang luka-luka akibat ledakan itu.

Sebelumnya, Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom yang terjadi di kompleks pemakaman warga non-Muslim di Jeddah pada Rabu (11/11) waktu setempat. ISIS tidak memberikan bukti untuk mendukung klaimnya tersebut.

"Kami akan terus menyerang dengan tangan besi terhadap siapapun yang berpikir untuk mengancam keamanan dan stabilitas kami," tegas MBS dalam pernyataan yang dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA).

Ditegaskan MBS bahwa Saudi berkomitmen untuk menghadapi ekstremisme dan menolak serta mengecam seluruh aksi teroris.

Bagaimana komitmen Pangeran MBS terhadap terorisme ini? Silakan klik halaman selanjutnya...