ADVERTISEMENT

HRS Mau Pulang

Kilas Balik Kepergian Habib Rizieq Sebelum 'Terkunci' di Saudi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 08 Nov 2020 11:13 WIB
Jakarta -

10 November besok, Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab akan kembali menginjakkan kakinya di Indonesia. Sudah tiga tahun Rizieq terkunci di Saudi. Dulu, dia meninggalkan kasus chat porno, kasus yang investigasinya disetop polisi di kemudian hari.

Penyidikan kasus percakapan porno via aplikasi perpesanan itu akhirnya dihentikan polisi lewat terbitnya Surat Perintah Penghetian Penyidikan (SP3). Namun kasus itu telanjur mengiringi cerita perginya Rizieq ke Tanah Suci.

Berdasarkan catatan pemberitaan detikcom hingga Minggu (8/11/2020), berikut adalah jejak kasus yang membuat nama Firza Husein mencuat ke publik itu.

Awal kasus

Awal 2017, kasus ini muncul. Berawal dari sebuah situs beralamat www.baladacintarizieq.com, isu menyeruak di pengujung Januari. Situs tersebut memuat konten tangkapan layar percakapan tak senonoh via WhatsApp (WA), antara seorang pria yang disebut sebagai Habib Rizieq dan wanita yang disebut-sebut merupakan Firza Husein.

Percakapan dalam screenshot seolah-seolah menggambarkan Rizieq memiliki hubungan dengan Firza. Situs 'baladacintarizieq' juga memuat konten foto-foto syur yang diduga diambil Firza untuk pria yang diduga Rizieq.

Tak hanya foto, situs tersebut juga mengunggah rekaman suara dua orang perempuan yang sedang membicarakan adanya hubungan terlarang antara pria diduga Rizieq dengan perempuan diduga Firza. Kedua perempuan tersebut digambarkan sebagai Firza sendiri dan sosok temannya Fatima alias Kak Emma.

Aliansi Mahasiswa Anti-Pornografi melaporkan tigas situs ke Polda Metro Jaya, situs www.baladacintarizieq.com menjadi salah satunya, selain itu ada situs www.4nSh0t.com, dan www.s05exybib.com yang sekalian dilaporkan. Aduan mereka tertuang dalam laporan polisi bernomor LP/510/I/2017/PMJ/Ditreskrimsus.

Balada Cinta Rizieq Syihab - Firza HuseinGambar ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)

Halaman berikutnya, reaksi Rizieq:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT