Nevada Siap Jika Digugat Trump Terkait Pilpres: Kami Sudah Kebal

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 15:43 WIB
Chester County election workers scan mail-in and absentee ballots for the 2020 general election in the United States at West Chester University, Wednesday, Nov. 4, 2020, in West Chester, Pa. (AP Photo/Matt Slocum)
Ilustrasi -- Proses penghitungan suara dalam pilpres AS (AP Photo)
Nevada -

Negara bagian Nevada siap untuk menghadapi setiap gugatan hukum yang mungkin diajukan tim kampanye Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terhadap hasil pilpres di wilayahnya.

Seperti dilansir CNN, Kamis (5/11/2020), Jaksa Agung Nevada, Aaron Ford, menyatakan bahwa negara bagiannya sudah pernah digugat oleh tim Tump juga Partai Republik, beberapa kali sebelum pilpres digelar pada 3 November. Dalam gugatan-gugatan itu, tim Trump selalu berhasil dikalahkan.

"Kami merasa cukup kebal, jika Anda melihat rekam jejak yang telah kami buat dalam melawan Trump," ucap Ford saat ditanya wartawan CNN, Chris Cuomo, soal langkah hukum Trump terhadap Nevada.

"(Trump) Menggugat kami dua kali, mungkin tiga kali. Setiap gugatan, kantor saya bisa bekerja sama dengan jaksa distrik setempat ... dan mengalahkan gugatan hukum itu," tegasnya.

Diketahui bahwa akhir bulan lalu, tim kampanye Trump dan Partai Republik Nevada telah mengajukan gugatan ke pengadilan negara bagian untuk menghentikan penghitungan sejumlah surat suara via pos yang masuk terkait begitu ketatnya software komputer untuk pencocokan tanda tangan dan seberapa dekat para pemantau pemilu bisa menyaksikan penghitungan suara.

Hakim federal Nevada menolak gugatan hukum itu dalam putusannya pada Senin (2/11) lalu, kurang dari 24 jam sebelum Hari Pemilihan 3 November.

"Kami sebenarnya memiliki pengamanan untuk mencegah penipuan, seperti verifikasi tanda tangan dan barcode unik, yang juga menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian proses di sini," tutur Ford. "Kami pikir itu sangat tidak bisa ditembus ketika menyangkut soal gugatan hukum terhadap kami," tandasnya.

Pekan ini, usai pilpres digelar, tim kampanye Trump kembali mengajukan gugatan hukum untuk menuntut akses lebih baik bagi para pemantau pemilu di lokasi tempat penghitungan suara dilakukan. Diketahui bahwa Nevada menjadi salah satu negara bagian yang belum menyelesaikan penghitungan. Data sementara dari CNN dan Fox News menunjukkan Biden unggul tipis atas Trump di Nevada, dengan selisih kurang dari 8 ribu suara.

(nvc/ita)