Usai Kunjungan Luar Negeri, Menlu Slovenia Dinyatakan Positif Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 24 Okt 2020 15:44 WIB
Foreign Minister Anze Logar of Slovenia speaks during a press conference following talks with some of his counterparts in Budapest, Hungary on July 14, 2020. (Photo by ATTILA KISBENEDEK / AFP)
Menlu Slovenia, Anze Logar (AFP/ATTILA KISBENEDEK)
Ljubljana -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Slovenia, Anze Logar, dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Menlu Logar diketahui baru melakukan tur kunjungan luar negeri ke negara-negara Baltik pada awal pekan ini.

Seperti dilansir Reuters dan Associated Press, Sabtu (24/10/2020), pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Slovenia menyebut Menlu Logar tidak mengalami gejala apapun. Usai dinyatakan positif Corona pada Jumat (23/10) waktu setempat, Menlu Logar akan menjalani isolasi mandiri selama 10 hari ke depan.

Kantor berita Slovenia, STA, melaporkan bahwa Menlu Logar baru saja melakukan tur kunjungan luar negeri ke Estonia, Lithuania dan Latvia pada awal pekan ini. Dia juga sempat menghadiri pertemuan para Menlu Uni Eropa di Luksemburg pada awal bulan ini.

Disebutkan Kementerian Luar Negeri Slovenia pada Menlu Logar akan menjalani pemeriksaan rutin selama melakukan isolasi mandiri. Orang-orang dekatnya juga ikut menjalani isolasi mandiri untuk sementara waktu.

Menlu Logar menjadi pejabat dengan posisi tertinggi di Slovenia yang terinfeksi Corona. Beberapa waktu terakhir, Slovenia menghadapi lonjakan kasus baru yang melampaui 1.500 kasus per hari. Jumlah kasus Corona di negara ini bahkan bertambah dua kali lipat dalam waktu dua pekan terakhir.

Sejauh ini, total 19.307 kasus Corona terkonfirmasi di wilayah Slovenia, dengan 216 kematian. Pada Jumat (23/10) waktu setempat, otoritas Slovenia melaporkan 1.656 kasus Corona dan lima kematian dalam sehari.

Otoritas Slovenia pun memberlakukan jam malam dan menerapkan lockdown sebagian dalam upaya mengendalikan penyebaran Corona. Pertokoan non-esensial, taman kanak-kanak (TK) dan hotel-hotel diperintahkan tutup mulai Sabtu (24/10) waktu setempat.

(nvc/rdp)