Tikam Mati Majikan, PRT Indonesia Diadili di Singapura

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 15:52 WIB
Ilustrasi sidang (Reuters)
Ilustrasi (Reuters)
Singapura -

Seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia diadili atas dakwaan membunuh majikannya di Singapura. Diakui TKI ini dalam persidangan bahwa dirinya tidak bisa mengendalikan tangannya 'yang terus menikam' sang majikan hingga tewas.

Seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (8/10/2020), PRT Indonesia bernama Daryati (28) ini mengaku tidak berniat membunuh majikannya, Seow Kim Choo (59). Perempuan WNI itu mengklaim hanya ingin mengancam majikannya, dengan menyayat wajahnya sampai dia mendapatkan kunci brankas tempat paspornya disimpan.

Daryati didakwa membunuh majikannya dengan menikam dan menyayat wajah, kulit kepala dan leher berkali-kali pada 7 Juni 2016 lalu. Aksi keji Daryati itu memicu nyaris 100 luka pada tubuh majikannya, yang akhirnya meninggal dunia. Dakwaan kedua, yakni percobaan pembunuhan, dijeratkan terhadap Daryati atas aksi penyerangan terhadap suami majikannya, Ong Thiam Soon, yang mendobrak masuk ke toilet saat Daryati menyerang istrinya.

Dalam kasus ini, Daryati awalnya divonis bersalah atas dakwaan pembunuhan, namun kemudian vonis itu dikesampingkan setelah dia mengejar pembelaan atas tanggung jawab yang berkurang. Kasus ini pun disidangkan kembali.

Untuk memenuhi argumen pembelaan tanggung jawab berkurang, terdakwa harus menderita kelainan pikiran tertentu yang mengganggu tanggung jawab mental karena menyebabkan kematian. Dalam sidang pada Kamis (8/10) waktu setempat, jaksa penuntut, Wong Kok Weng, menanyai Daryati dan menyatakan terdakwa memiliki pengetahuan dan kendali penuh atas tindakannya saat menikam majikannya hingga tewas.

Menjawab melalui penerjemah, Daryati berulang kali menekankan bahwa dirinya tidak berniat membunuh majikannya empat tahun lalu. Dia menegaskan dirinya saat itu sangat marah dan tidak bisa mengendalikan tangannya.

"Saat itu saya dalam keadaan sangat marah dan tidak bisa mengendalikan tangan saya," ucap Daryati, sembari menambahkan bahwa dirinya 'merasa hampa' karena tidak bisa pulang ke Indonesia.

"Saya memang (berkali-kali) menikam Madam karena saya tidak bisa mengendalikan tangan saya," tegasnya.

Lihat juga video 'Rekonstruksi Istri Tusuk Suami Siri di Mampang: Berawal dari Cekcok!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2