International Updates

Xi Jinping Sebut Kebahagiaan di Xinjiang Meningkat, Iran Pamer Rudal Terbaru

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 18:00 WIB
In this image made from UNTV video, Chinese President Xi Jinping speaks in a pre-recorded message which was played during the 75th session of the United Nations General Assembly, Tuesday, Sept. 22, 2020, at U.N. headquarters in New York. The U.N.s first virtual meeting of world leaders started Tuesday with pre-recorded speeches from some of the planets biggest powers, kept at home by the coronavirus pandemic that will likely be a dominant theme at their video gathering this year. (UNTV via AP)
Presiden China Xi Jinping (Foto: UNTV via APO)

Otoritas China telah berulang kali membantah adanya penganiayaan dan penindasan terhadap Uighur. Ditegaskan juga oleh China bahwa kamp-kamp di Xinjiang adalah pusat pelatihan kejuruan yang diperlukan untuk mengatasi ekstremisme.

- Iran Pamerkan Rudal Terbaru, Bisa Jangkau Jarak 700 Kilometer Lebih

Garda Revolusi Iran memamerkan rudal balistik baru dengan potensi jangkauan lebih dari 700 kilometer. Rudal ini mulai dipamerkan setelah berbulan-bulan ketegangan dengan musuh bebuyutan Amerika Serikat.

Dilansir AFP, Senin (28/9/2020) rudal yang dijuluki "Zolfaghar Basir" itu dipamerkan pada Minggu (27/9). Rudal tersebut adalah varian Angkatan Laut dari rudal balistik Zolfaghar darat-ke-darat, menurut laporan kantor berita Tasnim.

Jangkauannya lebih dari dua kali lipat dari rudal Angkatan Laut Iran lainnya, termasuk "Hormuz-2", dengan jangkauan 300 kilometer, yang menurut Teheran berhasil diuji pada Maret 2017.

- Usai Dicopot, Mantan Manajer Kampanye Trump Coba Bunuh Diri

Mantan manajer kampanye Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Brad Parscale dibawa ke rumah sakit di Florida usai mengancam akan melakukan bunuh diri. Hal ini disampaikan oleh istri Parscale kepada polisi.

Dilansir AFP, Senin (28/9/2020) Parscale, sosok yang mengesankan dan blak-blakan, dicopot sebagai manajer kampanye Trump pada Juli lalu -- hanya empat bulan sebelum pemilihan presiden pada November mendatang.

"Polisi dipanggil ke sebuah rumah sehubungan dengan seorang pria bersenjata yang mencoba bunuh diri," kata petugas polisi Fort Lauderdale DeAnna Greenlaw kepada CNN, Minggu (27/9).

- Siksa PRT Asal Indonesia, Seorang Wanita Diadili di Singapura

Seorang wanita di Singapura menyiksa seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia selama beberapa bulan. PRT tersebut dikunci di flat dan ditampar sampai wajahnya berdarah. Wanita itu pun menjalani dakwaan di pengadilan.

Dilansir Channel News Asia, Senin (28/9/2020) Nuur Audadi Yusoff (31) mengaku bersalah pada Senin (28/9) atas enam dakwaan melukai seorang pembantu, dengan sembilan dakwaan lainnya dipertimbangkan.

Pengadilan mendengar bahwa Nuur Audadi dan keluarganya mempekerjakan korban, warga negara Indonesia berusia 24 tahun, sebagai PRT dari 1 Desember 2017 hingga 1 Mei 2018. Pembantu tersebut dibayar SG$ 580 per bulan.

Halaman

(ita/ita)