Amarah Publik Memuncak Akibat Pembatasan, Pejabat Australia Dikawal Polisi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 12:45 WIB
Pejabat Kesehatan Queesland Jeannette Young (AP Photo)
Foto: Pejabat Kesehatan Queesland Jeannette Young (AP Photo)
Canberra -

Seorang pejabat kesehatan Australia mengaku dirinya dalam penjagaan polisi karena ancaman kematian dan kemarahan publik. Amarah publik meningkat akibat aturan pembatasan terkait pandemi di perbatasan.

Dilansir Associated Press, Senin (14/9/2020), Kepala Petugas Kesehatan negara bagian Queensland Jeannette Young mengatakan dia sekarang bepergian dengan pengawalan polisi karena ancaman tersebut.

"Ini telah sangat merugikan saya, tetapi kemudian ini telah membawa korban yang sangat besar pada hampir setiap orang di komunitas kami," kata Young kepada wartawan.

"Setiap orang di komunitas kami di Queensland harus banyak menyerah dan kami tidak dapat melihat akhir yang jelas untuk ini, jadi kita semua harus menyelesaikannya bersama," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2