Round-Up

Para Diplomat China Kini 'Dipagari' Amerika Serikat

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 22:46 WIB
Menlu AS Mike Pompeo Tiba di Israel Dalam Rangka Kunjungan 5 Hari ke Timteng
Foto: Menlu AS Mike Pompeo (DW News)
Washington DC -

Para diplomat China yang berada di Amerika Serikat (AS) kini geraknya 'dipagari'. Para diplomat itu harus memperoleh izin dari Departemen Luar Negeri jika hendak mengunjungi kampus-kampus AS atau menggelar acara budaya dengan kehadiran lebih dari 50 orang di luar fasilitas misi diplomatik.

Sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (3/9/2020), otoritas AS memberlakukan aturan baru untuk membatasi pergerakan diplomat China di wilayahnya. Langkah ini dimaksudkan guna merespons pembatasan serupa yang telah diterapkan otoritas China terhadap diplomat AS di negeri tirai bambu itu.

Di sisi lain, langkah ini juga diumumkan saat pemerintahan Presiden Donald Trump tengah gencar menyelidiki dugaan operasi mempengaruhi dan spionase oleh China di wilayah AS.

Departemen Luar Negeri AS menyatakan pihaknya juga akan mengambil tindakan untuk memastikan seluruh akun media sosial milik Kedutaan Besar China maupun Konsulatnya 'diidentifikasi dengan benar'.

"Kami hanya menuntut timbal balik," tegas Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, dalam konferensi pers.

"Akses untuk diplomat-diplomat kami di China harus mencerminkan akses yang dimiliki diplomat China di Amerika Serikat, dan langkah hari ini akan membawa kita secara substansial ke arah itu," jelasnya.

Sementara itu, Kedutaan Besar China di Washington DC menyebut langkah tersebut sebagai 'pembatasan dan penghalang yang tidak dibenarkan bagi personel diplomatik dan konsulat China' yang 'bertentangan dengan nilai keterbukaan dan kebebasan yang selama ini diklaim pihak AS'.

Selanjutnya
Halaman
1 2