7 Orang Masih Hilang Pascaledakan Beirut: 3 WN Lebanon, 4 Warga Suriah-Mesir

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 30 Agu 2020 02:41 WIB
Upaya pencarian dan penyelamatan (SAR) masih terus dilakukan oleh petugas darurat setempat. Korban tewas saat ini melebihi 100 orang.
Ilustrasi ledakan di Lebanon (Foto: AP Photo)
Beirut -

Tentara Lebanon menyatakan ada tujuh orang, termasuk tiga warga Lebanon, yang masih hilang pascaledakan besar yang mengguncang Beirut. Upaya pencarian masih terus dilakukan.

"Operasi pencarian dan penyelamatan tidak akan berhenti sampai orang hilang ditemukan," kata juru bicara militer Lebanon, Elias Aad, seperti dilansir AFP, Sabtu (29/8/2020).

"Masih ada tujuh orang hilang: tiga warga Lebanon yang kerabatnya telah menyerahkan sampel DNA, tiga warga Suriah, dan satu warga Mesir," lanjutnya.

Aad mengatakan angka itu dikumpulkan dari data yang diserahkan Pasukan Keamanan Dalam Negeri Lebanon, yang berkoordinasi dengan Palang Merah. Pasukan Keamanan pekan lalu mengatakan telah mengindentifikasi 33 orang yang hilang setelah ledakan.

Kementerian Kesehatan menyatakan korban tewas akibat ledakan itu bertambah menjadi 188 orang. Ledakan besar ammonium nitrat di Pelabuhan Beirut itu juga melukai sedikitnya 6.500 orang dan menyebabkan puluhan ribu lainnya kehilangan tempat tinggal.

Diperkirakan 300.000 orang, termasuk 100.000 anak, yang rumahnya rusak atau hancur akibat ledakan. UNICEF memperingatkan ancaman kurangnya akses air bersih dan sanitasi yang kritis.

"Karena kasus COVID-19 terus meningkat, sangatlah pentin untuk memastikan bahwa anak-anak dan keluarga yang hidupnya menderita akibat ledakan memiliki akses ke air bersih dan snaitasi," kata perwakilan UNICEF Lebanon, Yukie Mokuo.

(azr/azr)