Inggris Wajibkan Pelajar Pakai Masker di Sekolah

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 27 Agu 2020 04:18 WIB
Britains Prime Minister Boris Johnson visits Castle Rock school, Coalville, central England on August 26, 2020. (Photo by Jack Hill / POOL / AFP)
Foto: Boris Johnson (AFP/JACK HILL)
London -

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson berusaha meyakinkan siswa tentang risiko penularan virus Corona saat kembali ke sekolah. Johnson menegaskan bahwa pemerintah meminta siswa untuk mengenakan masker saat di sekolah.

Dilansir AFP, Rabu (26/8/2020) pemerintah Inggris menarik kembali aturan bahwa siswa di Inggris tidak harus menggunakan masker ketika kembali ke sekolah pekan depan. Penarikan kebijakan itu menyusul kekhawatiran peningkatan kasus baru COVID-19.

Dalam kunjungan ke sebuah sekolah di Inggris tengah, Johnson mengucapkan terima kasih kepada para siswa karena selama berbulan-bulan harus belajar dari rumah karena wabah Corona. Dia menyebut langkah itu telah membantu negara untuk mengendalikan virus Corona.

"Risiko kesehatan Anda bukan dari COVID karena secara statistik, kemungkinan Anda tertular penyakit itu sangat-sangat rendah," kata Johnson.

"Risiko terbesar yang Anda hadapi sekarang adalah terus tidak bersekolah," imbuhnya.

Pedoman baru tersebut meminta agar siswa menengah berusia 11-18 tahun dan staf untuk mengenakan masker di koridor sekolah dan area komunal. Serta ditempat-tempat umum lainnya.

Serikat pengajar telah menyerukan kepada pemerintah Inggris sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pendidikan agar mengikuti Skotlandia, yang memiliki sistem pendidikan yang terpisah. Serta mengharuskan siswa untuk memakai masker saat belajar.

Saat kebijakan untuk mengenakan masker ini diumumkan, kritikus termasuk partai oposisi, Partai Buruh mengatakan para menteri telah melalaikan tanggung jawab mereka lantaran menyerahkan penegakan hukum kepada tiap-tiap sekolah.

Juru bicara pendidikan Partai Buruh, Kate Green mengecam "putar balik dan tidak matang" dan mengatakan bahwa pedoman yang jelas seharusnya diberikan lebih awal.

(lir/lir)