Round-Up

Panas Turki vs Yunani Merambah ke Laut Lepas

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 25 Agu 2020 23:09 WIB
Ambisi Maritim Turki di Laut Tengah Picu Ketegangan dengan Eropa
Foto: Latihan angkatan laut Turki dan Yunani (DW News)
Istanbul -

Hubungan Turki dan Yunani kini kian memanas. Bermula dari persoalan soal perubahan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid, ketegangan ini melebar hingga masalah laut lepas.

Ketegangan ini dimulai ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memerintahkan Hagia Sophia diubah menjadi masjid.

Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis sampai menyebut apa yang terjadi di Hagia Sophia adalah "bukan unjuk kekuatan, tetapi bukti kelemahan". Mitsotakis mengeluarkan pernyataan ini selepas Sholat Jumat perdana di Hagia Sophia dalam 86 tahun terakhir, pada Jumat (24/7).

Selanjutnya, Turki juga mengubah gereja Ortodoks kuno lainnya yang menjadi masjid dan kemudian jadi museum Istanbul yang populer, untuk diubah kembali menjadi tempat ibadah Muslim. Pemerintah kembali Yunani mengecam keras keputusan Erdogan tersebut.

Keputusan untuk mengubah Museum Kariye menjadi masjid tersebut disampaikan hanya sebulan setelah perubahan kontroversial serupa untuk Hagia Sophia, yang diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO. Langkah Erdogan tersebut telah menambah masalah Turki dengan para uskup di dunia Ortodoks dan Katolik.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (22/8/2020), Kementerian Luar Negeri Yunani menyebut keputusan itu sebagai "provokasi lain terhadap orang-orang beragama di manapun oleh pemerintah Turki".

Gedung bersejarah Kariye yang berusia 1.000 tahun itu sangat mirip dengan Hagia Sophia, yang lebih besar dan lebih terkenal di Istanbul. Gedung itu awalnya diubah menjadi Masjid Kariye, setengah abad setelah penaklukan Konstantinopel 1453 oleh Ottoman.

Selanjutnya
Halaman
1 2