ADVERTISEMENT

Round-Up

Corona Tak Lagi Terkerangkeng di Negeri Ginseng

Tim detikcom - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 20:24 WIB
A medical worker takes samples from a police officer during COVID-19 testing at the Seoul Metropolitan Police Agency in Seoul, South Korea, Wednesday, Aug. 19, 2020. (AP Photo/Ahn Young-joon)
Foto: Corona di Korea Selatan (AP Photo/Ahn Young-joon)
Seoul -

Kasus Corona di Korea Selatan terus berkembang dan tak terbendung. Negeri giseng itu pun memperketat pembatasan sosial guna mencegah penyebaran Corona.

Seperti dilansir AFP, Senin (24/8/2020), pandemi telah menewaskan lebih dari 800.000 orang di seluruh dunia, dan terus menimbulkan kerusakan dengan kawasan-kawasan seperti Eropa Barat yang mendeteksi lonjakan infeksi yang tidak terlihat selama berbulan-bulan.

Infeksi Corona telah melonjak melebihi 23 juta secara global, dan beberapa negara masih menghadapi gelombang pertama mereka - seperti India, yang melewati tiga juta kasus pada hari Minggu (23/8).

Korea Selatan, yang sebagian besar telah mengendalikan wabahnya, memperketat pembatasan untuk mencoba menekan sekelompok kasus baru yang terus berkembang.

"Situasinya sangat serius dan parah karena kita berada di ambang pandemi nasional," kata Jung Eun-kyeong, kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.

Klub malam, bar karaoke, dan pantai telah ditutup, dengan pembatasan ketat pada pertemuan besar dan layanan keagamaan, setelah ratusan infeksi Corona dikaitkan dengan gereja Protestan.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT