Paus Fransiskus: Menyedihkan Jika Orang Kaya Jadi Prioritas Vaksin Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 17:29 WIB
Pope Francis delivers his blessing as he recites the Angelus noon prayer from the window of his studio overlooking St.Peters Square, at the Vatican, Sunday, Aug. 16, 2020. (AP Photo/Andrew Medichini)
Paus Fransiskus (AP Photo/Andrew Medichini)
Vatican City -

Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, memperingatkan bahwa orang-orang kaya tidak bisa mendapatkan prioritas untuk mengakses vaksin virus Corona (COVID-19) terlebih dulu. Paus Fransiskus menyatakan bahwa orang-orang miskin lebih membutuhkan bantuan.

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (19/8/2020), hal tersebut disampaikan Paus Fransiskus dalam pernyataannya saat audiensi publik mingguan di Vatican City.

"Pandemi adalah krisis. Anda tidak bisa keluar dari situ dengan cara yang sama -- baik lebih baik maupun lebih buruk," ucap Paus Fransiskus dalam pernyataan yang diimprovisasi dari naskah pidatonya. "Kita harus keluar lebih baik (dari pandemi Corona)," imbuhnya.

Setelah pandemi Corona, sebut Paus Fransiskus, dunia tidak akan bisa kembali normal jika normal berarti ketidakadilan sosial dan degradasi lingkungan alam.

"Betapa menyedihkan jika prioritas vaksin COVID-19 diberikan kepada yang terkaya," ucap Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus juga menyebut bahwa akan menjadi skandal jika seluruh bantuan ekonomi yang diupayakan -- sebagian besar dari dana publik -- berakhir menghidupkan kembali industri-industri yang tidak membantu orang miskin atau lingkungan.

"Pandemi telah mengungkap situasi sulit orang miskin dan ketidaksenjangan besar yang menguasai dunia," sebutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2