Israel Kembangkan Tes Corona Supercepat, Biaya Tes Ditaksir Rp 3.700

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 07:16 WIB
Poster
Ilustrasi. (Foto: Edi Wahyono)
Ramat Gan -

Israel sedang mengembangkan alat tes deteksi virus Corona (COVID-19) menggunakan air liur dan hasilnya diklaim keluar dalam hitungan 1 detik atau lebih cepat. Biaya per tes nantinya ditaksir di bawah Rp 4.000.

Dilansir dari Reuters, Rabu (19/8/2020), alat tes tersebut dikembangkan di salah satu pusat medis terbesar di Israel. Dalam uji coba, pasien berkumur-kumur dengan larutan garam dan membuangnya ke dalam botol kecil. Kemudian, sampel air liur tersebut akan diperiksa menggunakan perangkat spektral kecil yang bekerja dengan cara sederhana, yakni menyinari spesimen dan menganalisis reaksinya.

Eli Schwartz dari Pusat Pengobatan Geografis dan Penyakit Tropis di Sheba Medical Center, mengatakan, alat tersebut lebih mudah penggunaannya dibandingkan dengan PCR. Disebutkan alat tengah dalam tahapan uji klinis.

"Sejauh ini kami mendapatkan hasil yang sangat menjanjikan dalam metode baru ini yang akan jauh lebih nyaman dan lebih murah," ujar Schwartz.

Alat ini diklaim menunjukkan tingkat keberhasilan 95%. Alat deteksi virus corona buatan Israel ini diciptakan berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Alat itu saat ini tengah menunggu proses mendapatkan persetujuan regulasi. Besaran biaya untuk melakukan tes dengan alat tersebut adalah kurang dari 25 sen US$ atau sekitar Rp 3.710. Adapun keseluruhan perangkat peralatan diharapkan berharga kurang dari 200 US$ atau sekitar Rp 2.968.000.

Keterangan:

1 US$ = Rp 14.840,95
100 US$ = 1.484.000
200 US$ = Rp 2.968.000
1 Sen US$ = Rp 148
25 Sen US$ = Rp 3.710,23

Simak juga video 'Balas Dendam! Israel Luncurkan Serangan Roket ke Jalur Gaza':

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/lir)