China Temukan Virus Corona pada Makanan Beku Impor, Ini Kata WHO

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 14 Agu 2020 16:01 WIB
Makanan beku
Foto: Ilustrasi makanan beku (Shutterstock)
Jakarta -

Dua kota di China telah menemukan jejak virus Corona dalam kargo makanan beku impor. Temuan ini telah dilaporkan meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meremehkan risiko virus memasuki rantai makanan.

Seperti dilansir dari Reuters dan Channel New Asia, Jumat (14/8/2020), sampel yang diambil dari permukaan sayap ayam beku yang diimpor dari Brasil ke kota Shenzhen di China, serta sampel kemasan luar dari udang beku Ekuador yang dijual di Xian, telah dites positif terkena virus, kata otoritas China setempat.

Otoritas Shenzhen mengidentifikasi ayam tersebut berasal dari pabrik yang dimiliki oleh Aurora, eksportir unggas dan babi terbesar ketiga di Brasil.

Ketika kasus COVID-19 yang dikonfirmasi terus meningkat secara global, penemuan tersebut meningkatkan kekhawatiran baru bahwa virus Corona dapat menyebar ke permukaan dan memasuki rantai makanan. Sehari sebelumnya, para pejabat mulai menyelidiki apakah kasus COVID-19 pertama di Selandia Baru dalam lebih dari tiga bulan diimpor dengan angkutan barang.

Virus dapat bertahan hingga dua tahun pada suhu minus 20 derajat Celcius, tetapi para ilmuwan dan pejabat mengatakan tidak ada bukti kuat sejauh ini virus Corona dapat menyebar melalui makanan beku.

Simak video 'Virus Corona Ada di Makanan Beku, WHO Sebut Belum Ada Bukti':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2