Round-Up

Taiwan Menolak Jadi 'The Next Hong Kong'

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 21:05 WIB
Tsai Ing-wen swears in as Taiwans President at the Presidential Office in Taipei, Taiwan May 20, 2016. REUTERS/Taipei Photojournalists Association/Pool
Foto: Presiden Taiwan Tsai Ing Wen (Reuters)
Hong Kong -

Taiwan menyatakan tak ingin menjadi 'The Next Hong Kong' yang berubah usai memberlakukan Undang-undang Keamanan Nasional yang disahkan China. Taiwan menuding China memiliki rencana untuk mengubah negara pulau itu.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu menerima kunjungan pejabat senior AS dalam pertemuan tingkat tinggi.

Seperti dilansir AFP, Selasa (11/8/2020) tindakan keras terhadap perbedaan pendapat di Hong Kong semakin meningkat sejak China memberlakukan UU Keamanan nasional di Hong Kong pada bulan Juni lalu. Politisi oposisi didiskualifikasi dan aktivis ditangkap sejak UU ini berlaku.

Tindakan keras tersebut telah menimbulkan kekhawatiran bagi Taiwan, sebuah pulau dengan 23 juta penduduk yang memiliki pemerintahan sendiri, yang diklaim oleh China sebagai wilayahnya sendiri. China pun berjanji akan merebut China kembali suatu saat nanti.

Menteri Luar Negeri Joseph Wu mengatakan Taiwan hidup di bawah ancaman terus-menerus karena kebebasannya diambil oleh China. Dia mengatakan itu dalam pertemuan langka dengan Menkes AS Alex Azar di Taipei pada hari Selasa (11/8).

"Kehidupan kita sehari-hari menjadi semakin sulit karena China terus menekan Taiwan agar menerima kondisi politiknya, kondisi yang akan mengubah Taiwan menjadi Hong Kong berikutnya," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2