China Dituding Ingin Membuat Taiwan Seperti Hong Kong

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 11:00 WIB
In this photo released by the Taiwan Presidential Office, Taiwanese President Tsai Ing-wen, waves as she leaves for the Caribbean from Taoyuan International Airport in Taoyuan, Taiwan on Thursday, July 11, 2019. President Tsai departed Thursday for a four-country state visit to the Caribbean with stops in the United States on the way there and back. (Taiwan Presidential Office via AP)
Foto: Presiden Taiwan Tsai Ing Wen (Taiwan Presidential Office via AP)
Taipei -

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengatakan bahwa China sedang mencoba mengubah Taiwan yang demokratis menjadi Hong Kong lainnya. Hal ini disampaikan saat Wu menerima kunjungan pejabat senior AS dalam pertemuan tingkat tinggi.

Seperti dilansir AFP, Selasa (11/8/2020) tindakan keras terhadap perbedaan pendapat di Hong Kong semakin meningkat sejak China memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong pada bulan Juni. Politisi oposisi didiskualifikasi dan aktivis ditangkap usai UU ini berlaku.

Tindakan keras tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di Taiwan, sebuah pulau dengan 23 juta penduduk yang memiliki pemerintahan sendiri, yang diklaim oleh China sebagai wilayahnya sendiri.

Menteri Luar Negeri Joseph Wu mengatakan Taiwan hidup di bawah ancaman terus-menerus karena kebebasannya diambil oleh China. Dia mengatakan itu dalam pertemuan langka dengan Menkes AS Alex Azar di Taipei pada hari Selasa (11/8).

"Kehidupan kita sehari-hari menjadi semakin sulit karena China terus menekan Taiwan agar menerima kondisi politiknya, kondisi yang akan mengubah Taiwan menjadi Hong Kong berikutnya," katanya.

Menkes Azar berada di Taipei untuk kunjungan tiga hari yang dianggap sebagai kunjungan tingkat tertinggi dari Amerika Serikat sejak mengalihkan pengakuan diplomatik dari pulau itu ke China pada 1979.

Selanjutnya
Halaman
1 2