Round-Up

Peringatan yang Diabaikan soal Amonium Nitrat Berujung Ledakan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Agu 2020 20:33 WIB
Ledakan Lebanon: Apa sebenarnya amonium nitrat dan mengapa bahan kimia itu bisa sangat berbahaya
Foto: Ledakan di Beirut, Lebanon (BBC World)
Beirut -

Peringatan soal keberadaan 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di gudang pelabuhan Beirut ternyata telah disampaikan kepada Presiden dan Perdana Menteri Lebanon. Namun, peringatan dari otoritas keamanan Lebanon itu diabaikan dan memicu ledakan dahsyat.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (11/8/2020), otoritas keamanan Lebanon atau yang disebut Direktorat Jenderal Keamanan Negara telah memperingatkan bahwa sejumlah besar amonium nitrat itu memiliki risiko keamanan dan bisa menghancurkan ibu kota Beirut jika meledak. Peringatan ini disampaikan bulan Juli lalu.

Hal tersebut disampaikan dalam sejumlah dokumen otoritas Lebanon yang dilihat Reuters dan didasarkan pada keterangan sejumlah sumber keamanan senior Lebanon, yang enggan disebut identitasnya.

Sekitar dua pekan usai peringatan diberikan, bahan kimia industri itu meledak dengan hebat dan memicu kerusakan terhadap separuh kota Beirut. Sedikitnya 163 orang tewas dan lebih dari 6 ribu orang hilang, dengan sekitar 6 ribu gedung hancur akibat ledakan dahsyat itu.

Laporan dari Direktorat Jenderal Keamanan Negara menunjukkan adanya sebuah surat pribadi yang dikirimkan kepada Presiden Michel Aoun dan Perdana Menteri Hassan Diab pada 20 Juli lalu. Dalam surat itu disampaikan peringatan soal bahaya dari keberadaan sejumlah besar amonium nitrat di pelabuhan Beirut.

Selanjutnya
Halaman
1 2