1 Staf Kedubes Jerman Tewas Akibat Ledakan di Lebanon

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 18:17 WIB
Dua ledakan besar mengguncang area pelabuhan di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8) waktu setempat. Selain menghancurkan jendela gedung, ledakan ini juga merusak sejumlah mobil.
Situasi di Beirut usai ledakan dahsyat mengguncang pada Selasa (4/8) waktu setempat (AP Photo/Hassan Ammar)
Berlin -

Kementerian Luar Negeri Jerman mengonfirmasi bahwa satu staf Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman di Lebanon meninggal akibat ledakan dahsyat.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Kamis (6/8/2020), satu staf Kedubes Jerman ini sedang berada apartemennya di kota Beirut saat ledakan dahsyat mengguncang pada Selasa (4/8) waktu setempat. Identitasnya tidak disebut lebih lanjut, hanya disebut bahwa sang staf ini berjenis kelamin perempuan.

"Ketakutan terburuk kami terkonfirmasi," ucap Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, dalam pernyataannya.

"Satu anggota Kedutaan Besar Jerman tewas di apartemennya di Beirut akibat ledakan besar. Seluruh staf Kementerian Luar Negeri tengah berduka secara mendalam atas kepergian kolega kami," tuturnya.

"Saya telah menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga dan para staf Kedutaan di Beirut, juga atas nama kolega saya dan pemerintah federal. Ucapan terima kasih saya kepada semuanya di berbagai belahan dunia yang, sama seperti kolega kami yang berpulang, telah menempatkan diri mereka pada risiko pribadi sangat besar setiap harinya dalam pengabdian bagi negara," imbuh Maas.

Sebelumnya dilaporkan bahwa kerusakan terjadi pada gedung Kedubes Jerman yang terletak tak jauh dari pelabuhan Beirut yang menjadi lokasi ledakan. Namun tingkat keparahan kerusakan itu belum bisa ditentukan.

Sejauh ini, sedikitnya 137 orang tewas dan sekitar 5 ribu orang lainnya luka-luka akibat ledakan dahsyat yang dilaporkan memicu kerusakan besar terhadap separuh kota Beirut. Puluhan orang lainnya dilaporkan masih hilang usai ledakan itu.

(nvc/ita)