Ledakan di Lebanon, Turki Kirim Pasokan Medis dan Alat Deteksi Orang Hilang

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 17:41 WIB
In this photo provided by Turkish Defense Ministry, rescue workers load boxes into a cargo plane at a military airport near Ankara, Turkey, late Wednesday, Aug. 5, 2020. Turkey sent rescue teams and aid to Beirut after an explosion in the Lebanese capitals port killed more than 100 people and injured thousands on Tuesday. (Turkish Defense Ministry via AP, Pool)
Bantuan kemanusiaan dari Turki dimasukkan ke dalam pesawat militer yang terbang ke Lebanon (Turkish Defense Ministry via AP, Pool)
Ankara -

Otoritas Turki mengirimkan bantuan kemanusiaan dan pasokan medis ke Lebanon usai terjadi ledakan dahsyat yang menewaskan 137 orang. Sedikitnya enam warga Turki sendiri mengalami luka-luka akibat ledakan itu.

Seperti dilansir Associated Press dan CNN, Kamis (6/8/2020), Kementerian Luar Negeri Turki menuturkan bahwa negara ini mengirimkan tim pencari dan penyelamat (SAR) bersama para personel medis darurat untuk membantu otoritas Lebanon usai ledakan dahsyat memicu banyak korban.

Tim yang dikerahkan ke Lebanon terdiri atas tim dari Kementerian Kesehatan, Otoritas Bencana dan Urusan Darurat serta dari Bulan Sabit Merah Turki.

Laporan kantor berita Lebanon, National News Agency, menyebut satu pesawat militer Turki telah tiba di Beirut pada Kamis (6/8) waktu setempat. Pesawat itu disebut membawa pasokan medis, obat-obatan dan perlengkapan canggih untuk mendeteksi dan mencari orang hilang.

Kepala Otoritas Penanggulangan Bencana dan Urusan Darurat Turki, Mehmet Gulluoglu, ikut datang langsung ke Lebanon dengan menumpang pesawat militer tersebut.

Kepala Komisi Tinggi Pemulihan Lebanon, Mayor Jenderal Mohammed Kheir, mengucapkan terima kasih kepada Turki atas bantuan yang dikirimkan. Dia memuji 'seluruh negara yang bergegas untuk menyelamatkan Lebanon dalam kondisi mengerikan yang dialaminya'.

Otoritas Lebanon melaporkan sejauh ini sedikitnya 137 orang tewas dan sekitar 5 ribu orang lainnya luka-luka akibat ledakan dahsyat pada Selasa (4/8) waktu setempat. Puluhan orang lainnya dilaporkan masih hilang usai ledakan itu.

Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, menuturkan bahwa enam warga Turki menjadi korban luka dalam ledakan itu. Salah satunya dilaporkan membutuhkan operasi.

Tonton video 'Australia Kucurkan Rp 19,6 M untuk Bantuan ke Lebanon':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)