International Updates

Duterte Ancam Bunuh Pasien Corona, Tiap 7 Menit 1 Orang Meninggal di Iran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 18:10 WIB
duterte
Presiden Filipina Rodrigo Duterte (Foto: AFP)
Jakarta -

Filipina akan kembali memberlakukan lockdown untuk mengendalikan penyebaran virus Corona. Presiden Filipina Rodrigo Duterte bahkan mengancam akan membunuh semua pasien Corona di saat para dokter mengkhawatirkan sistem fasilitas kesehatan negara tersebut.

Seperti dilansir Al Jazeera, Senin (3/8/2020) mulanya Duterte berbicara tentang kelelahan para tenaga medis sebelum perintah lockdown diumumkan.

"Saya telah mendengar Anda. Jangan kehilangan harapan. Kami sadar Anda lelah," kata Duterte dalam pidatonya yang disiarkan televisi lokal.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (4/8/2020):

- Duterte Ancam Akan Bunuh Semua Pasien Corona, Kenapa?

Filipina akan kembali memberlakukan lockdown untuk mengendalikan penyebaran virus Corona. Presiden Filipina Rodrigo Duterte bahkan mengancam akan membunuh semua pasien Corona di saat para dokter mengkhawatirkan sistem fasilitas kesehatan negara tersebut.

Seperti dilansir Al Jazeera, Senin (3/8/2020) mulanya Duterte berbicara tentang kelelahan para tenaga medis sebelum perintah lockdown diumumkan.

"Saya telah mendengar Anda. Jangan kehilangan harapan. Kami sadar Anda lelah," kata Duterte dalam pidatonya yang disiarkan televisi lokal.

Tonton video Duterte: Kami Akan Bunuh Semua Orang yang Terinfeksi COVID.

[Gambas:Video 20detik]



- Presiden Brasil Sembuh dari Corona, Giliran Kepala Stafnya Terinfeksi

Setelah Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, sembuh dari virus Corona (COVID-19), giliran kepala staf Presiden Brasil, Jenderal Militer Walter Souza Braga Netto, yang dinyatakan positif terinfeksi virus ini. Braga Netto menjadi pejabat tinggi ke-7 di Brasil yang terinfeksi Corona.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (4/8/2020), kantor kepala staf Presiden Brasil dalam pernyataannya menyebut Braga Netto dalam keadaan baik-baik dan tidak mengalami gejala apapun. Saat ini, Braga Netto tengah menjalani karantina hingga dilakukan pemeriksaan dan evaluasi medis terbaru.

Untuk sementara waktu, Braga Netto akan menjalankan pekerjaannya dari jarak jauh.

- Diduga Aniaya PRT Indonesia, 3 Orang Sekeluarga Ditahan di Malaysia

Kepolisian Malaysia menahan tiga orang atas dugaan menganiaya seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia. Ketiga orang ini diketahui masih satu keluarga, atau merupakan majikan korban.

Selanjutnya
Halaman
1 2