Diduga Aniaya PRT Indonesia, 3 Orang Sekeluarga Ditahan di Malaysia

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 14:59 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Ilustrasi (Thinkstock)
Kuala Lumpur -

Kepolisian Malaysia menahan tiga orang atas dugaan menganiaya seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia. Ketiga orang ini diketahui masih satu keluarga, atau merupakan majikan korban.

Seperti dilaporkan kantor berita Bernama dan dilansir Malay Mail, Selasa (4/8/2020), tindak penganiayaan ini terjadi di rumah majikan PRT Indonesia yang ada di kawasan Pantai Remis, dekat Manjung, Perak. Identitas PRT Indonesia tidak diungkap ke publik, hanya disebutkan dia berusia 31 tahun.

Kepala Departemen Penyelidikan Kriminal (CID) Perak, Anuar Othman, menyebut bahwa korban mengalami luka-luka ringan yang diyakini akibat tindak penganiayaan oleh majikannya yang berusia 52 tahun dan kedua anak majikannya, yang berusia 23 tahun dan 17 tahun.

Disebutkan Anuar bahwa korban bekerja untuk majikannya sejak Agustus 2019. Majikan korban dan kedua anaknya ditangkap setelah tim polisi dari CID Kepolisian Manjung menyelamatkan korban pada 1 Agustus lalu.

"Korban dilaporkan tidak pernah dibayar gajinya selama dia bekerja untuk majikannya, selain korban juga dikurung di dalam rumah dan dipaksa bekerja setiap hari. Telinga korban juga nyaris sobek," sebut Anuar dalam pernyataannya.

Ketiga tersangka dalam kasus ini akan ditahan hingga Kamis (6/8) mendatang. Sementara si PRT dipindahkan ke sebuah tempat penampungan selama penyelidikan kasus ini berlangsung.

Kasus ini tengah diselidiki berdasarkan pasal 12 Undang-undang Anti-Perdagangan Manusia dan Anti-Penyelundupan Migran Tahun 2007.

Tonton video 'Diduga Aniaya Anak, Kombes Rachmad Widodo Langgar Kode Etik':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)