3 Hari Berturut-turut, AS Catat Lebih dari 1.200 Kematian Corona Sehari

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 13:19 WIB
Sedikitnya empat truk berisi 60 mayat ditemukan di luar sebuah rumah duka di Brooklyn, New York, AS. Mereka adalah korban wabah COVID-19 yang merajalela.
Foto: AP/Craig Ruttle
Washington -

Amerika Serikat mencatat 1.379 kematian baru akibat infeksi virus Corona dalam waktu 24 jam terakhir hingga pukul 20.30, Kamis (30/7) waktu setempat. Demikian menurut penghitungan yang dilakukan Universitas Johns Hopkins (JHU).

Itu adalah hari ketiga berturut-turut Amerika Serikat mencatat lebih dari 1.200 kematian akibat Corona dalam sehari. Menurut data JHU seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (31/7/2020), AS sejauh ini telah mencatat total 151.826 kematian akibat COVID-19, menjadikannya sebagai negara yang paling terpukul di dunia akibat pandemi Corona.

Sebanyak 72.238 kasus infeksi baru secara resmi dicatat pada hari Kamis (30/7). Dengan demikian, sejauh ini AS telah mencatat total hampir 4,5 juta kasus infeksi Corona sejak awal pandemi, dengan setidaknya 1,4 juta dari mereka telah sembuh.

Setelah melihat peningkatan yang nyata dalam penyebaran virus pada akhir musim semi, AS telah melihat kebangkitan jumlah kasus harian yang tinggi sejak akhir Juni, terutama di bagian selatan dan barat negara itu.

Negara bagian Florida sangat terpukul, dengan rekor 253 kematian di sana dalam waktu 24 jam terakhir. Florida baru-baru ini melampaui jumlah kasus Corona di New York - yang telah lama menjadi daerah yang paling terpukul di negara itu sejak awal pandemi.

Florida juga bersiap untuk kedatangan badai tropis selama akhir pekan, yang memaksa penutupan beberapa pusat pengujian virus Corona.

Sementara California memimpin dalam jumlah total kasus infeksi, dengan populasi dua kali ukuran Florida, yakni hampir 40 juta jiwa.

Tonton video '3 Hari Berturut-turut, AS Catat Lebih dari 1.200 Kematian Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)