WHO Puji Langkah Arab Saudi untuk Lindungi Jemaah Haji Saat Pandemi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 11:15 WIB
In this photo released by the Saudi Media Ministry, limited numbers of pilgrims, move several feet apart, circling the cube-shaped Kaaba in the first rituals of the hajj, as they keep social distancing to help prevent the spread of the coronavirus, in the Muslim holy city of Mecca, Saudi Arabia, Wednesday, July 29, 2020. The hajj, which started on Wednesday, is intended to bring about greater humility and unity among Muslims. (Saudi Media Ministry via AP)
Foto: AP/STR
Jakarta -

Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesu, menyampaikan ucapan selamat kepada umat Muslim di seluruh dunia atas hari raya Idul Adha.

Dia juga memuji Kerajaan Arab Saudi atas langkah-langkah yang telah diambil untuk sebisa mungkin memastikan keamanan para jemaah haji tahun ini.

Seperti diberitakan kantor berita pemerintah Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), Jumat (31/7/2020), pemimpin badan kesehatan PBB tersebut memuji langkah-langkah yang diambil oleh Kerajaan terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini di tengah pandemi virus Corona.

Dilaporkan SPA, Tedros menekankan bahwa apa yang dilakukan pemerintah Saudi tersebut adalah contoh sempurna dari apa yang bisa dilakukan negara-negara untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru, dan hidup berdampingan dengan virus Corona serta melindungi kehidupan orang-orang.

Sebelumnya pada hari Rabu (29/7) waktu setempat, para jemaah haji memulai ibadah haji tahunan, yang secara dramatis dikurangi tahun ini karena tuan rumah Arab Saudi berusaha untuk mengendalikan penyebaran virus Corona.

Ibadah haji, satu dari lima rukun Islam ini biasanya merupakan salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia. Tetapi tahun ini hanya sekitar 10.000 orang yang sudah tinggal di kerajaan Saudi yang berpartisipasi dalam ritual haji 2020 ini, hanya sebagian kecil dari 2,5 juta jemaah haji dari seluruh dunia yang hadir tahun lalu.

"Tidak ada kekhawatiran terkait keamanan dalam ibadah haji ini, tetapi (perampingan) adalah untuk melindungi para jemaah dari bahaya pandemi," kata Khalid bin Qarar Al-Harbi, direktur keamanan publik Arab Saudi seperti dilansir kantor berita AFP.

Para jemaah diminta untuk memakai masker dan menjaga jarak sosial selama serangkaian ritual keagamaan yang diselesaikan selama lima hari di kota suci Mekah dan sekitarnya di Arab Saudi barat.

Tonton video 'Jemaah Haji Berkumpul di Jabal Rahmah':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2