2 Hari Berturut-turut, AS Catat Lebih dari 70.000 Kasus Corona Sehari

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 11:34 WIB
Sedikitnya empat truk berisi 60 mayat ditemukan di luar sebuah rumah duka di Brooklyn, New York, AS. Mereka adalah korban wabah COVID-19 yang merajalela.
Foto: AP/Craig Ruttle
Washington -

Selama dua hari berturut-turut, Amerika Serikat pada hari Jumat (24/7) waktu setempat kembali mencatat lebih dari 70.000 kasus infeksi virus Corona. Demikian menurut penghitungan yang dikelola oleh Universitas Johns Hopkins (JHU).

Data penghitungan JHU juga menunjukkan lebih dari 1.000 kematian akibat Corona tercatat waktu 24 jam terakhir. Negara yang paling terpukul di dunia oleh pandemi Corona itu mencatat 73.795 kasus baru COVID-19 dengan 1.157 kematian baru pada Jumat (24/7) waktu setempat.

Data tersebut berdasarkan penghitungan JHU pada Jumat (24/7) pukul 20.30 waktu setempat.

Dengan demikian, seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (25/7/2020), sejauh ini negara adidaya tersebut telah mencatat total 4,1 juta infeksi Corona, yang telah mengakibatkan 145.324 kematian.

Menurut data JHU, sebanyak 1,26 juta orang telah sembuh dari penyakit COVID-19 ini.

Setelah penurunan tingkat infeksi pada akhir musim semi, AS telah kembali mengalami lonjakan kasus Corona, terutama di negara-negara bagian selatan dan barat seperti California, Texas, Alabama dan Florida.

Selama 11 hari terakhir, jumlah kasus baru yang dilaporkan setiap hari mencapai 60.000 kasus.

Para ilmuwan sepakat bahwa peningkatan angka kematian mengikuti lonjakan kasus infeksi selama tiga hingga empat minggu.

Setelah secara teratur melampaui 500 kematian dalam sehari sekitar akhir Juni lalu, jumlah korban jiwa setiap hari selama tiga hari terakhir telah melampaui 1.000 orang.

Tonton video 'Update Global: Kasus Corona Melejit Tembus 15 Juta Kasus':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)