Round-Up

Donald Trump Terus-terusan Tuai Kecaman

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 21:03 WIB
President Donald Trump, accompanied by Dr. Anthony Fauci, director of the National Institute of Allergy and Infectious Diseases, left, and Vice President Mike Pence, right, speaks during a news conference about the coronavirus in the Rose Garden at the White House, Friday, March 13, 2020, in Washington. (AP Photo/Alex Brandon)
Foto: Presiden AS Donald Trump dan Dr Anthony Fauci (AP Photo/Alex Brandon)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sudah sering menuai kecaman karena tingkah lakunya. Kini, Trump dikecam lantaran dianggap meremehkan ahli penyakit menular top AS, Anthony Fauci.

Sebagaimana diketahui, kecaman terus-terus menghampiri Trump karena berbagai tingkahnya. Dari mulai soal penanganan Trump terhadap wabah Corona di AS hingga sikapnya dalam menghadapi protes rasialisme yang dipicu oleh kematian George Floyd.

Yang terbaru, Trump dikecam karena meremehkan saran Anthony Fauci. Seperti dilansir dari AFP, Rabu (15/7/2020) selama beberapa hari belakangan Trump telah melontarkan kritik terhadap Anthony Fauci yang merupakan anggota senior dari gugus tugas Corona AS, yang telah memperingatkan bahwa para pejabat dan warga AS belum melakukan cukup tertib untuk memerangi pandemi.

"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Dr Fauci," kata Trump kepada wartawan.

"Saya mengenal dia sebagai orang yang sangat baik. Saya tidak selalu setuju dengannya," lanjutnya.

Kurang dari empat bulan sebelum pemilihan presiden AS, Trump telah berulang kali meremehkan peningkatan dramatis dalam jumlah kasus COVID-19 di seluruh AS, bahkan ketika negara itu melampaui 3,3 juta kasus yang dikonfirmasi dan 135.000 kematian, yang merupakan angka tertinggi di dunia.

"Dr Fauci adalah pria yang baik, tetapi dia membuat banyak kesalahan," kata Trump pekan lalu.

Sementara itu, pada akhir pekan lalu, seorang pejabat Gedung Putih berusaha untuk mendiskreditkan Fauci dengan melontarkan pernyataan tidak resmi ke The Washington Post yang memperingatkan bahwa para pejabat Gedung Putih "prihatin soal berapa kali Dr Fauci salah dalam banyak hal."

Selanjutnya
Halaman
1 2