International Updates

Kasus Corona di AS 3,4 Juta, Trump Tak Minat Lagi Bicara dengan China

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 17:52 WIB
President Donald Trump, center, wearing a mask as he walks down the hallway during his visit to Walter Reed National Military Medical Center in Bethesda, Md., Saturday, July 11, 2020. (AP Photo/Patrick Semansky)
Presiden Donald Trump (Foto: AP/Patrick Semansky)
Jakarta -

Penyebaran virus Corona di Amerika Serikat terus mengganas. Dalam sehari, negeri itu mencatat lebih dari 63 ribu kasus baru infeksi Corona.

Menurut data penghitungan Universitas Johns Hopkins (Johns Hopkins University/JHU) seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/7/2020), sebanyak 63.262 kasus baru Corona dilaporkan di AS dalam waktu 24 jam terakhir.

Dengan tambahan kasus baru tersebut, maka sejauh ini total jumlah kasus infeksi Corona di negeri adidaya itu telah menembus angka 3,42 juta kasus.

Menurut data penghitungan JHU hingga Selasa (14/7) pukul 20.30 waktu setempat, penyakit COVID-19 juga telah menewaskan 850 orang dalam waktu 24 jam terakhir.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (15/7/2020):

- Trump Tak Berminat Lagi Bahas Perdagangan dengan China Gegara Corona

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menutup pintu negosiasi perdagangan "Fase 2" dengan China. Trump mengatakan ia tidak ingin berbicara dengan China tentang perdagangan karena pandemi Corona.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (15/7/2020) Trump mengaku tidak tertarik berbicara dengan China. Hal ini merupakan imbas dari wabah Corona.

"Saya tidak tertarik saat ini untuk berbicara dengan China," jawab Trump ketika ditanya dalam sebuah wawancara dengan CBS News apakah pembicaraan perdagangan Fase 2 sudah mati, Selasa (14/7).

"Kami membuat kesepakatan perdagangan yang hebat," kata Trump mengenai perjanjian Fase 1 yang ditandatangani pada Januari. "Tapi begitu kesepakatan selesai, tinta itu bahkan tidak kering, dan mereka menghantam kita dengan wabah," katanya sembari mengungkit kasus infeksi virus Corona yang pertama kali muncul dari kota Wuhan, China.

- Sehari 63 Ribu Kasus, AS Kini Telah Catat 3,42 Juta Kasus Corona

Penyebaran virus Corona di Amerika Serikat terus mengganas. Dalam sehari, negeri itu mencatat lebih dari 63 ribu kasus baru infeksi Corona.

Menurut data penghitungan Universitas Johns Hopkins (Johns Hopkins University/JHU) seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/7/2020), sebanyak 63.262 kasus baru Corona dilaporkan di AS dalam waktu 24 jam terakhir.

Dengan tambahan kasus baru tersebut, maka sejauh ini total jumlah kasus infeksi Corona di negeri adidaya itu telah menembus angka 3,42 juta kasus.

Menurut data penghitungan JHU hingga Selasa (14/7) pukul 20.30 waktu setempat, penyakit COVID-19 juga telah menewaskan 850 orang dalam waktu 24 jam terakhir.

- Ribuan Warga Israel Berdemo Menuntut PM Netanyahu Mundur

Ribuan warga Israel berdemo di depan kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem. Mereka menuntut Netanyahu mundur karena pemerintah dianggap gagal menangani pandemi virus Corona.

Selanjutnya
Halaman
1 2