Polisi Tahan Dua Warga Aljazair dalam Operasi Anti-Terorisme di Barcelona

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 03:28 WIB
Ingin Ada Perang Baru, Serdadu AS Rencanakan Serangan Ala Jihadis Terhadap Unitnya Sendiri
Ilustrasi (Foto: DW (News)
Barcelona -

Dua pria asal Aljazair ditahan dalam operasi anti-terorisme di Barcelona, kota terbesar kedua di Spanyol pada Selasa pagi, kata polisi.

Kedua warga Aljazair itu adalah bagian dari jaringan yang sedang diselidiki sejak 2017, yang merencanakan serangan dengan bahan peledak di Barcelona, kata polisi wilayah Catalan dalam sebuah pernyataan.

"Penyelidikan telah memungkinkan kami untuk mengidentifikasi area di mana jaringan teroris telah merencanakan untuk bertindak, serta menentukan bahwa kelompok tersebut sudah mulai mendapatkan kapasitas tentang cara membuat alat peledak dan cara mendapatkan senjata perang yang mereka butuhkan untuk dibawa. keluar dari serangan mereka," kata polisi seperti dilansir dari reuters, Rabu (15/7/2020).

Kegiatan kelompok-kelompok jihadis menjadi prioritas utama bagi polisi di Spanyol setelah gerilyawan Islam menggunakan van menabrak pejalan kaki di boulevard Las Ramblas Barcelona pada Agustus 2017 dan melakukan serangan lanjutan di kota lain, menewaskan total 16 orang.

Pada bulan Mei, polisi menangkap seorang pria Maroko di Barcelona dengan dugaan memiliki hubungan dengan Negara Islam yang mereka yakini merencanakan serangan militan.

Sebanyak 16 tersangka pejuang jihad telah ditangkap di Spanyol dari awal tahun hingga 5 Juli, menurut data dari kementerian dalam negeri.

(eva/eva)