Sempat Ditangkap karena Kritik Xi Jinping, Profesor China Dibebaskan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 14:29 WIB
Chinese President Xi Jinping waves during the inauguration ceremony in Macao, Friday, Dec. 20, 2019 to mark the 20th anniversary of the former Portuguese colonys handover to Chinese rule. Beijing loyalist Ho Iat Seng was inaugurated Friday as Chinas chief executive in the tiny gambling enclave of Macao, which unlike neighboring Hong Kong has remained free of pro-democracy protests. (AP Photo)
Foto: Presiden China Xi Jinping (AP Photo)
Beijing -

Seorang akademisi China yang menulis esai kritik atas pandemi penanganan pandemi virus Corona dan sensor Presiden Xi Jinping telah dibebaskan. Dia hampir seminggu ditahan atas sebuah tuduhan.

Seperti dilansir dari AFP, Senin (13/7/2020) Xu Zhangrun, seorang profesor hukum di Universitas Tsinghua yang dikenal bergengsi di Beijing, dibawa dari rumahnya di Beijing oleh 20 orang lebih pada 6 Juli lalu. Penangkapan ini diungkap oleh rekannya.

Namun, dia sudah kembali ke rumah pada hari Minggu (12/7) dan baik-baik saja. Hal ini dikonfirmasi oleh dua temannya yang enggan disebutkan namanya.

Dalam sebuah esai yang diterbitkan di situs web luar negeri, Xu menulis bahwa sistem kepemimpinan di bawah Xi - pemimpin China yang paling kuat sejak Mao Zedong - "menghancurkan struktur pemerintahan".

Selanjutnya
Halaman
1 2