Pria Tak Bersalah Dipenjara Selama 20 Tahun, Polisi Korsel Minta Maaf

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 02 Jul 2020 15:03 WIB
Polisi Korea Selatan minta maaf setelah penjarakan pria tak bersalah atas kasus pembunuhan selama 20 tahun (AFP Photo)
Foto: Polisi Korea Selatan minta maaf setelah penjarakan pria tak bersalah atas kasus pembunuhan selama 20 tahun (AFP Photo)
Seoul -

Pembunuh berantai paling terkenal di Korea Selatan (Korsel) yang telah membunuh 15 wanita, dihukum. Polisi pun meminta maaf atas investigasi selama puluhan tahun yang gagal, yang membuat seorang pria tak bersalah dipenjara selama 20 tahun.

Seperti dilansir AFP, Kamis (2/7/2020) polisi mengatakan Lee Chun-jae telah memperkosa dan membunuh 10 wanita di daerah pedesaan Hwaseong, selatan Seoul, selama periode lima tahun sejak 1986.

Pada saat itu sejumlah petugas kepolisian untuk kasus ini dikerahkan guna menemukan si pembunuh. Mereka menyelidiki sekitar 21.000 orang dan membandingkan sidik jari sekitar 20.000 lebih tanpa hasil.

Penyelidikan itu bahkan menginspirasi film box office tahun 2003 Korea Selatan berjudul Memories of Murder karya sutradara pemenang Oscar Bong Joon-ho.

Lee (57) baru diidentifikasi sebagai tersangka tahun lalu -- lebih dari 30 tahun setelah membunuh korban pertamanya -- polisi menggunakan teknik forensik terbaru untuk mengambil DNA dari kejahatan lama.

Dalam penyelidikan, polisi menjelaskan bahwa Lee telah mengakui semua 10 pembunuhan di Hwaseong, serta empat lainnya termasuk seorang anak perempuan berusia delapan tahun, seraya menambahkan dia juga memperkosa sembilan wanita lainnya.

"Kecenderungan psikopatnya terbukti, karena ia tidak dapat berempati dengan rasa sakit dan penderitaan para korban sama sekali dan terus menunjukkan kejahatannya," kata kepala polisi provinsi Bae Yong-ju.

Selanjutnya
Halaman
1 2