China Telah Lakukan Lebih dari 90 Juta Tes Corona Sejak Awal Pandemi

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 18:09 WIB
A health worker wearing a protective suit takes a swab test from a woman at Guangan Sport Center for people who visited or live near the Xinfadi Market in Beijing on June 14, 2020. - The domestic COVID-19 coronavirus outbreak in China had been brought largely under control through strict lockdowns that were imposed early this year -- but a new cluster has been linked to Xinfadi market in south Beijing. (Photo by Noel Celis / AFP)
Ilustrasi - Tes virus Corona digelar di Beijing, China (AFP/NOEL CELIS)
Beijing -

Pemerintah China mengumumkan bahwa lebih dari 90 juta tes virus Corona (COVID-19) telah dilakukan di negara tersebut sejak awal kemunculan virus ini di kota Wuhan.

"Hingga 22 Juni, jumlah akumulatif tes nucleic acid yang dilakukan oleh lembaga medis dan kesehatan nasional mencapai 90,41 juta (tes)," ujar pejabat Komisi Kesehatan Nasional (NHC), Guo Yanhong, seperti dilansir CNN, Kamis (25/6/2020).

Disebutkan juga bahwa orang-orang seringkali perlu diperiksa berkali-kali jika mereka menjadi suspect pasien Corona, pasien yang baru sembuh, atau baru kembali dari luar negeri -- demikian juga dengan orang-orang yang menjadi kontak dekat mereka.

Guo menyatakan bahwa China meningkatkan kapasitas tes Corona dengan memperluas jumlah institusi pemeriksaan, dari 2.081 institusi pada awal Maret menjadi 4.804 institusi saat ini. Dia menambahkan bahwa jumlah petugas yang melakukan tes nucleic acid juga bertambah dari 13.900 orang menjadi 28.500 orang.

"Institusi kesehatan dan medis nasional telah meningkatkan kemampuan tes mereka, dari 1,26 juta (tes) per hari pada awal Maret, menjadi level saat ini yang bisa memproses 3,78 juta tes per hari," ungkap Guo.

Otoritas China meluncurkan kampanye tes Corona secara agresif di berbagai kota dalam upaya mengendalikan penyebaran virus ini. Di Wuhan, pusat awal pandemi Corona, lebih dari 9,8 juta orang telah dites dalam periode 20 hari pada Mei lalu, saat otoritas setempat mengatasi munculnya cluster baru.

Hingga kini, menurut data penghitungan John Hopkins University (JHU), total 84.673 kasus infeksi virus Corona, termasuk 4.640 kematian, telah terkonfirmasi di China daratan.

Tonton video 'Hadapi Gelombang Kedua Covid-19, Beijing Gelar Test Massal':

(nvc/ita)