Chile Mengklaim Orang yang Sembuh dari Virus Corona Kebal Selama 3 Bulan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 10:03 WIB
Ilustrasi Corona
Foto: Ilustrasi Corona
Geneva -

Pemerintah Chile mengklaim bahwa pasien yang sembuh dari virus Corona (COVID-19) mempunyai sedikit kemungkinan untuk tertular lagi alias kebal. Namun para ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bukti atas klaim itu lemah.

Seperti dilansir dari Reuters, Selasa (28/4/2020) Chile sedang mempersiapkan untuk peluncuran beberapa "sertifikat pelepasan" pertama di dunia untuk pasien yang pulih minggu ini. Para pejabat kesehatan mengatakan itu bukan "kartu kekebalan" namun sebelumnya telah menyarankan mereka akan menunjukkan beberapa tingkat resistensi terhadap penyakit.

Menteri Kesehatan Chile Jaime Manalich mengatakan bahwa dia dan pejabat dinas kesehatan AS telah bertemu, dan sepakat bahwa tidak ada cara untuk menjamin kekebalan. Namun dia mengutip data dari China dan Korea Selatan yang menunjukkan perlindungan jangka pendek bagi mereka yang selamat dari penyakit itu.

"Kemungkinan seseorang menjadi sakit lagi, atau orang lain menjadi sakit, menjadi sangat jauh. Berapa lama? Minimal tiga bulan," kata Manalich kepada wartawan dalam briefing harian.

Tonton video Update Corona Global: Lebih dari 3 Juta Penduduk Dunia Terinfeksi: